LONGSOR DI NATUNA
Tiga Menteri Presiden Jokowi Komitmen Bantu Warga Terdampak Longsor di Natuna
Longsor di Serasan Natuna menjadi perhatian tiga menteri Presiden Jokowi. Mereka mendukung percepatan penanganan dan pasca bencana.
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Tiga Menteri Republik Indonesia siap mendukung percepatan penanganan bencana dan pasca longsor di Serasan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
Seperti diketahui, Serasan yang terdiri dari dua kecamatan tertimpa musibah longsor hingga memakan korban jiwa pada Senin (6/3/2023).
Longsor d Natuna itu merusak sejumlah rumah warga di Dusun Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan.
Tak hanya merusak harta benda warga, longsor di Natuna juga mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.
Dari puluhan korban itu 33 telah ditemukan, sementara 21 orang masih dalam pencarian.
Ketiga menteri yang menyatakan komitmennya untuk percepata penanganan bencana di Natuna ialah Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Efendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljonon dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Baca juga: Zakat ASN Pemko Tanjungpinang Bantu Korban Longsor Natuna Total Rp 200 Juta
Ketiga menteri tersebut turut hadir dan meninjau secara langsung lokasi kejadian dan pengungsian dampak longsor di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur.
Pada kesempatan itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menyampaikan kondisi tanggap darurat yang sedang berjalan.
Secara umum proses penanganan bencana berjalan dengan baik dan didukung dengan sinergitas yang baik dari seluruh personel gabungan tanggap bencana.
"Saat ini dalam 7 hari penetapan status bencana tanggap darurat, kami fokuskan untuk memaksimalkan mencari korban yang hilang. Kami berharap dengan jumlah personil 700 orang yang membantu, dapat memaksimalkan proses pencarian," kata Wan Siswandi di hadapan sejumlah menteri di PLBN Serasan, Jumat (10/3/2023).
Menteri Sosial, Tri Rismaharini yang tiba di Serasan terlebih dulu langsung meninjau beberapa titik lokasi pengungsian yang ada di Kecamatan Serasan maupun Serasan Timur.
Beberapa hal yang menjadi fokus Menteri Risma adalah proses distribusi logistik dapat berjalan dengan baik.
"Jadi tinjauan hari ini untuk memastikan bahwa korban yang berada di pengungsian dapat terpenuhi kebutuhannya selama berada di pengungsian. Kami juga memastikan agar pengiriman logistik dapat didistribusikan dengan lancar dan langsung dapat dirasakan oleh masyarakat yang terdampak," jelas Tri Rismaharini.
Sementara Menko PMK, Mudhajir Effendy yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa potensi bencana akan selalu ada.
Karenanya harus selalu waspada dan mendorong antisipasi terjadinya bencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tiga-menteri-tinjau-longsor-di-Serasan-Natuna.jpg)