Kamis, 7 Mei 2026

BINTAN TERKINI

CUACA Buruk, Stok Beberapa Jenis Ikan di Pasar Barek Motor Kijang Bintan Kosong

Akibat cuaca buruk, sejumlah nelayan di Bintan memilih untuk tidak melaut sehingga stok beberapa jenis ikan di Pasar Barek Motor Kijang kosong.

Tayang:
Penulis: Alfandi Simamora |
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Suasana di Pasar Barek Motor Kijang, Kabupaten Bintan. Sejumlah penjual ikan di pasar ini tidak menjual ikan karena stoknya kosong. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Akibat cuaca buruk yang melanda, beberapa jenis stok ikan di pasar Barek Motor Kijang, Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri kosong.

Dari pantauan TRIBUNBATAM.id di pasar ikan Barek Motor Kijang hanya terlihat beberapa lapak saja yang masih menjual ikan dengan jenis yang sama.

Dari puluhan lapak ikan yang ada, terlihat hanya beberapa lapak yang membuka menjual ikan di Pasar Barek Motor, Kijang, Bintan Timur.

Pasalnya, banyak nelayan yang tidak melaut, sehingga mengakibatkan kosongnya stok ikan di pasaran.

Salah satu pedagang ikan di pasar Barek Motor Kijang, Rizdky menuturkan, bahwa kurangnya stok ikan sudah terjadi sejak sebulan lalu, namun kosongnya stok ikan baru terjadi sejak lima hari belakangan ini.

"Jadi kurang lebih sudah hampir sebulan lalu ikan sudah tidak lancar, tapi baru lima hari ini yang mulai  mengalami kekosongan," terangnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan olehnya, kurangnya stok ikan akibat masih banyak nelayan yang belum turun ke laut akibat cuaca buruk.

Baca juga: Polres Bintan Sikat Tambang Pasir Ilegal, Tangkap Dua Tersangka di Lokasi

"Tapi saat ini musim penghujan sudah mulai tak terjadi beberapa hari ini, mungkin dalam waktu dekat nelayan bakalan mulai melaut," katanya.

Rizdky menjelaskan, beberapa jenis ikan yang masih ada di lapak miliknya, seperti tongkol, dan tamban saja.

"Kalau jenis lainnya sudah lima hari tidak ada masuk. Seperti Selar, Lebam, Mata Besar udah kosong sejak lima hari lalu," ungkapnya.

Dengan tidak adanya beberapa jenis ikan itu, Rizdky mengaku omsetnya secara berlahan mulai mengalami penurunan, lantaran hanya dua jenis ikan yang ada di lapak miliknya.

Semoga cuaca bisa kembali normal, sehingga nelayan bisa melaut," harapnya.

Sementara itu, Yani, seorang pembeli mengaku dirinya hanya bisa membeli ikan jenis tongkol, lantaran tidak ada ditemukannya stok ikan jenis lainnya yang tersisa.

"Saya hanya bisa beli ikan tongkol saja sekilo. Padahal mau beli ikan selar, tapi katanya sudah habis karena stoknya sedikit," jelasnya.

Sementara itu, salah satu nelayan di daerah Desa Teluk Bakau, Irfan mengaku, bahwa dirinya beberapa hari belakangan di tengah cuaca buruk tidak melaut.

"Saya sudah lama tidak melaut, tapi rencana dalam waktu dekat ini mau melaut, soalnya cuaca saya lihat sudah mulai normal dan tidak musim penghujan di wilayah Bintan," ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan nelayan di daerah Desa Berakit,  Tintin mengaku mereka tetap turun beberapa hari belakangan ini.

"Tetapi hanya turun hingga sejauh 40 hingga 50 mil dari pesisir pantai, masih tidak telalu jauh," jelasnya.

Tintin juga menambahkan, bahwa ada juga beberapa nelayan yang tidak ingin mengambil risiko, sehingga tidak melaut dengan waktu yang lama.

"Jadi intinya kalau turun tidak berani terlalu jauh ditengah cuaca buruk. Kita curi-curi saja, saat cuaca normal turun, cuaca buruk tidak turun atau turun, tapi tidak jauh," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved