Minggu, 3 Mei 2026

Pembunuhan Kades di Serang Banten, Jarum Suntik Mantri Tewaskan Salamunasir

Polisi masih mendalami motif pembunuhan kades di Serang Banten oleh seorang mantri dengan jarum suntik.

Tayang:
Ilustrasi Tribunnews.com
Ilustrasi Pembunuhan Kades di Serang Banten - Seorang mantri menjadi pelaku pembunuhan kades setelah menyuntikkan jarum suntik berisi cairan ke bagian punggung korbannya. 

BANTEN, TRIBUNBATAM.id - Seorang kepala desa atau Kades di Serang Provinsi Banten bernama Salamunasir menjadi korban pembunuhan.

Salamunasir, Kades Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Serang, Banten ini menjadi korban pembunuhan oleh seorang mantri berinisial SH.

Pembunuhan Kades di Serang Banten oleh mantri pada Minggu (12/3/2023) itu dilakukan dengan menyuntikan cairan ke bagian punggung korban.

Diduga cairan yang disuntikkan ialah racun hingga kades itu meninggal dunia begitu tiba di rumah sakit.

"Hanya bisa membenarkan (pembunuhan). Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," kata Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri, Senin (13/3) dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: Motif Pembunuhan Wanita di Bandung, Tersangka Tetangga Korban Baru Tinggal Sepekan

Ia pun menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab serta motif pembunuhan Kades Curug Goong ini.

"Masih dalam penyelidikan, untuk penyebab kematian dan motif masih didalami oleh tim penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota," ujar AKP Iwan.

Di sisi lain, Camat Padarincang Agus Saepudin mengatakan bahwa jenazah Salamunasir sedang diautopsi pada Minggu (12/3).

"Sekarang sedang diautopsi," kata Agus, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu.

"Informasinya yang saya dapat (dibunuh) pakai alat suntik. Pelakunya SH, mantri (yang bertugas), Minggu siang (kejadiannya)," ujarnya.

Penyidik Polsek Padarincang mengungkap pelaku datang ke rumah korban pada siang hari.

Saat itu, korban tidak berada di rumah.

Istri korban pun menelepon suaminya itu untuk pulang dan menemui pelaku sebagai tamu.

Sekira 30 menit kemudian, korban akhirnya pulang dan bertemu dengan pelaku.

Sempat terjadi keributan antara dua orang itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved