Senin, 20 April 2026

Anggota Satpol PP Jadi Korban Pembunuhan, Pelaku Masih Berkeliaran

Polisi masih memburu pelaku pembunuhan anggota Satpol PP pada Selasa (14/3/2023) dini hari. Motif pembunuhan diduga karena dendam.

TribunBatam.id via TribunSulselbar.com/Fahrun Ramli
PEMBUNUHAN ANGGOTA SATPOL PP - Anggota Satpol PP, Warli Tahir (48) menjadi korban pembunuhan. Warga Jl Dg Ngimpu, BTN Yosi, Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali ditemukan sudah tak bernyawa dengan luka akibat sajam Selasa (14/3/2023) dini hari. 

POLEWALI MANDAR, TRIBUNBATAM.id - Polisi memburu pelaku pembunuhan anggota Satpol PP Polewali Mandar.

Anggota Satpol PP Polewali Mandar bernama Warli Tahir (48) menjadi korban pembunuhan yang ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya sekira pukul 03.00 Wita.
.
Rumah anggota Satpol PP Polewali Mandar korban pembunuhan ini berlokasi di Jalan Dg Ngimpu, BTN Yosi, Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Selasa (14/3/2023).

Identitas pelaku pembunuhan anggota Satpol PP ini telah dikantongi polisi.

Polisi menduga jika pelaku pembunuhan anggota Satpol PP hanya satu orang.

Kapolres Polewali Mandar, AKBP Agung Budi Leksono langsung mendatangi lokasi kejadian pembunuhan begitu mendapat informasi pembunuhan anggota Satpol PP itu.

AKBP Agung Budi Leksono mengungkap dugaan motif pembunuhan anggota Satpol PP tersebut karena dendam.

"Pelaku diduga masuk lewat jendela dini hari hingga korban terkena bacok. Insya Allah doakan segera terungkap," terang Agung Budi di lokasi kejadian.

Ia menambahkan saat ini tim kepolisian mengejar terduga pelaku setelah mengorek keterangan saksi.

Sebelumnya polisi memastikan korban tewas karena dibunuh.

Polisi menemukan luka pada bagian wajah sebelah kiri akibat senjata tajam.

Penyidik Polri juga tidak menemukan adanya barang berharga milik korban yang hilang.

Ia juga mengungkap tidak ada saksi yang melihat peristiwa tersebut

Pasalnya korban bersama anak dan istrinya tertidur lelap saat kejadian.

Seorang tetangga korban, Yusri yang mendengar teriakan minta tolong pada pukul 03.30 Wita.

Yusri mengatakan awalnya ia mendengar suara minta tolong dari istri dan anak korban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved