BATAM TERKINI
LAPORAN Anak Hilang di Batam Kerap Berakhir Kasus Asusila, Ini Pesan UPTD PPA
Maraknya kasus anak hilang di Batam yang berakhir dengan kasus asusila membuat sejumlah kalangan prihatin termasuk pendamping UPTD PPA Batam.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Belakangan ini, laporan anak hilang di Batam kerap berakhir dengan pelaporan kasus asusila terhadap anak di bawah umur.
Melihat hal itu, Pendamping Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), Ratnawati Sitorus meminta semua pihak untuk bersama-sama-sama mencegah tindak pidana asusila terhadap anak.
"Ini bukan hanya tugas Kepolisian saja. Ini adalah tugas kita bersama. Pengawasan serta edukasi dari orangtua juga sangat penting," tuturnya.
Namun demikian, Ratna mengapresiasi kinerja Kepolisian Sektor Sekupang dalam mengungkap kasus asusila di Sekupang belakangan ini.
Terlebih, dalam sepekan Polsek Sekupang berhasil mengungkap dua kasus cabul terhadap anak di bawah umur.
Baca juga: Larikan dan Nodai Seorang Siswi SMK, Seorang Pemuda di Batam Terancam 15 Tahun Penjara
"Saya mengapresiasi Polsek Sekupang dalam pengungkapan kasus pencabulan. Karena beberapa kasus pencabulan yang diungkap berawal dari laporan anak meninggalkan rumah," ujar Ratnawati sembari mendampingi Kapolsek Sekupang dalam ungkap kasus di Pendopo Mapolsek Sekupang, Kamis (16/3/2023).
Menurut Ratnawati, apresiasi itu ia berikan lantaran melihat gerak cepat dan penggalian kasus yang dilakukan oleh Polsek Sekupang.
Kasus terakhir, Polsek Sekupang menerima laporan tentang seorang siswi SMK yang pergi meninggalkan rumah.
Setelah dilakukan penyelidikan dan korban ditemukan bersama seorang teman prianya, polisi kemudian mengembangkan kasus itu hingga menemukan tindak pidana pencabulan yang dilakukan teman dekat korban. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)
Suami Istri Tewas di Kamar Kos Kota Batam, Terungkap Pekerjaan Mereka Selama Ini |
![]() |
---|
Polisi di Batam Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Alami Sakit |
![]() |
---|
Mahasiswi Ungkap Beratnya Jadi Guru di Pulau, Ini Respons Wali Kota Batam |
![]() |
---|
Amsakar Jawab Tuntutan Mahasiswa, Ajak Sosialisasi Kesadaran Warga soal Sampah dan Banjir |
![]() |
---|
BEM SI Kepri Nilai Kebijakan Investasi Batam Jauh dari Kepentingan Rakyat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.