Sabtu, 25 April 2026

KARIMUN TERKINI

Jelang Ramadan, Aliansi Boedak Balai Bersatu Karimun Gelar Kenduri Sehidang Talam

Aliansi Boedak Balai Bersatu menggelar kenduri sehidang talam di halaman kediaman Rumah Dinas Bupati Karimun, Sabtu (18/3/2023).

Penulis: Yeni Hartati |
TRIBUNBATAM.id/YENI HARTATI
Ketua LAM Kabupaten Karimun, Dato Wira Setia Utama Tuan Muhammad Firmansyah menyiramkan air untuk membasuh tangan Dandim 0317/Tbk Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik dalam sehidang talam. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Menyambut bulan suci Ramadan, Aliansi Boedak Balai Bersatu menggelar kenduri sehidang talam di halaman kediaman Rumah Dinas Bupati Karimun, Sabtu (18/3/2023).

Kenduri sehidang talam merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat Melayu dengan nuansa adat yang masih kental setiap menyambut bulan suci Ramadan.

Kegiatan tradisi sehidang talam ini, merupakan kali pertama digelar meriah yang sebelumnya hanya sederhana.

Kemeriahan itu digelar karena pandemi Covid-19 yang telah mereda.

Dalam tradisi melayu yang berlangsung itu, orang-orang dari berbagai kalangan duduk bersila di lantai yang beralaskan tikar.

Nantinya mereka juga akan menyantap menu sajian yang sama, baik dari kalangan pejabat maupun masyarakat, mereka akan duduk sama rendah.

Kenduri sehidang talam ini sebagai wujud penghormatan kepada pendahulu, dengan mengirimkan doa jelang bulan puasa serta memperkuat jalinan silaturahmi antar masyarakat.

Makanan sehidang talam dalam adat dan kebiasaan Melayu di jamu dalam talam yang bertutupkan tudung saji berbentuk kerucut dari ayaman daun pandan.

Baca juga: Jelang Ramadan, Satgas Pangan Karimun Sidak Ketersediaan Bapok, Harga Masih Aman

Di dalam hidangan tersebut, tersedia aneka lauk pauk di antaranya ikan asam pedas, sayur nanas, opor ayam.

Ada juga kue mue bangkit, dodol, dan pulut kuning.

Dato Setia Amanah Negeri Karimun Darussalam yang juga Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyambut baik kegiatan Kenduri Kampong Sehidang Talam tersebut.

Bupati Rafiq menjelaskan, secara tersirat kegiatan ini memiliki makna mendalam untuk meningkatkan jalinan kebersamaan antar masyarakat.

"Maknanya sangat besar bahwa membangkitkan semangat kita ke depan untuk selalu bersatu, selalu ingat akan sejarah dan selalu bisa berterima kasih kepada para pendahulu," ujar Bupati Aunur Rafiq.

Bupati Rafiq mengungkapkan tradisi Kenduri Kampung ini akan tetap menjadi agenda tahunan dan dilaksanakan, dengan tujuan memperkuat ingatan sejarah yang bernilai religius.

"Kegiatan kenduri kampung sehidang setalam ini merupakan kegiatan tahun yang akan diselenggarakan kita semua melalui APBD Karimun yang kita anggarkan setiap tahun," ujarnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved