RAMADHAN

Kurang Sepekan Puasa Ramadhan 2023, Umat Islam Ingat Syarat serta yang Membatalkan

Sambil menunggu datangnya puasa Ramadhan, umat Muslim tak salah kiranya mengingat-ingat kembali syarat dan hal-hal yang membatalkan puasa

TRIBUNBATAM.id/SON/VECTOR/UIEx/
Ilustrasi - Sambil menunggu datangnya puasa Ramadhan, umat Muslim tak salah kiranya mengingat-ingat kembali syarat dan hal-hal yang membatalkan puasa 

TRIBUNBATAM.id - Kurang lebih sepekan lagi umat Muslim akan melaksanakan ibadan puasa Ramadhan 2023.

Sembari menyambut bulan penuh berkah tersebut, umat Muslim tak salah kiranya mengingat-ingat kembali syarat dan hal-hal yang membatalkan puasa.

Seperti diketahui, puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi setiap Muslim.

Namun tentu ada aturan yang membuat ibadah puasa Ramadhan sah.

Kewajiban puasa Ramadhan sendiri dijelaskan dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 183, yang berbunyi:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa."

Dalam ayat tersebut, jelas dikatakan bahwa output dari ibadah puasa adalah takwa.

Selain ketakwaan, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan akan dinaikkan derajatnya di sisi Allah SWT.

Baca juga: Kapan Puasa Ramadhan 2023? Diprediksi Bersamaan dan Ini Tanggalnya

Baca juga: 4 Tips agar Anak Bisa Kuat Berpuasa Ramadhan sampai Waktu Magrib

Penjelasan lebih lanjut tentang pentingnya puasa Ramadhan bagi umat Islam terdapat pada hadis berikut:

"Ketika Ramadhan tiba, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan pun dibelenggu." (HR Imam Muslim).

Waktu puasa dimulai dari terbitnya fajar atau waktu Subuh hingga terbenamnya matahari atau waktu Magrib.

Seperti disebutkan di awal paragraf, puasa Ramadhan diwajibkan bagi umat Islam yang memenuhi syarat.

Nah, sebelum puasa Ramadhan berikut syarat-syaratnya yang perlu diketahui.

1. Islam

Syarat pertama puasa Ramadhan adalah Islam.

Artinya, seorang non-Muslim tidak memiliki kewajiban untuk menjalani puasa.

2. Balig

Balig adalah batas minimal seorang Muslim terbebani kewajiban menjalankan aturan atau ibadah.

Syeikh Salim bin Sumair Al Hadlrami dalam Safinatun Najah menyatakan, ada tiga tanda seorang Muslim dikategorikan sudah balig.

Baca juga: Sepekan Jelang Ramadhan, CEK Jadwal Kapal di Pelabuhan Sekupang 18 Maret 2023

Baca juga: 4 Tips agar Anak Bisa Kuat Berpuasa Ramadhan sampai Waktu Magrib

  • Keluar mani atau sperma bagi laki-laki setelah umur 9 tahun
  • Haid atau menstruasi bagi perempuan setelah umur 9 tahun
  • Mencapai umur 15 tahun bagi laki-laki dan perempuan yang yang tidak mengalami dua tanda di atas

3. Berakal

Berakal berarti seorang umat Islam harus memiliki kondisi akal yang normal dan tidak gila.

4. Mampu

Beberapa sumber mencantumkan "mampu" sebagai salah satu syarat puasa, sebagaimana dikatakan Syeikh Muhammad Qosim Al Ghazi dalam Fathul Qarib.

Meski seorang Muslim yang sudah balig dan berakal, seseorang yang sakit diizinkan untuk tidak puasa.

Syaratnya, mereka harus menggantinya di luar bulan Ramadhan.

Bagi umat Islam yang menjalani ibadah puasa, wajib mengetahui hal-hal yang bisa membatalkan puasa, dan berikut daftarnya:

Baca juga: Ramadhan 2023, Simak Tata Cara dan Bacaan Doa Salat Tarawih

Baca juga: Sambut Bulan Suci Ramadhan, DT Peduli Kepri resmikan Musholla Baitulllah Bani Umar bin Usman

  • Memasukkan benda ke dalam lubang tubuh
  • Memasukkan benda ke dalam salah satu 'jalan'
  • Muntah secara disengaja
  • Berhubungan seks secara sengaja
  • Keluar mani
  • Haid atau menstruasi
  • Nifas
  • Gila (junun)
  • Murtad

Sunah di Puasa Ramadhan

Tak hanya itu, umat Islam juga dianjurkan untuk menjalani kesunahan-kesunahan lain untuk menambah kualitas puasa Ramadhan, di antaranya:

1. Menyegerakan berbuka

Jika umat Islam meyakini telah sudah masuk waktu Magrib, maka disunahkan untuk segera berbuka puasa.

Di Indonesia, waktu buka puasa umumnya dalam rentang waktu sekitar 17.30 hingga 18.00 sesuai daerah masing-masing.

Dilansir dari Kompas.com, saat berbuka puasa umat Islam juga dianjurkan untuk berbuka puasa dengan kurma.

Jika tidak memiliki kurma, maka disunahkan dengan air. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah berikut:

"Jika salah seorang berpuasa, hendaknya ia berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka dengan air. Sebab, air itu menyucikan."

Baca juga: Ramadhan 2023 Tinggal Beberapa Hari Lagi, Ingat Bacaat Niat Puasa dan Doa Berbuka

Baca juga: Momentum Ramadan 2023, Wakil Wali Kota Batam Ajak Masyarakat Terus Perbaiki Diri

2. Mengakhirkan sahur

Umat Islam juga disunahkan untuk mengakhirkan makan sahur.

Dengan catatan, mengakhirkan sahur ini dilakukan selama tidak sampai masuk waktu yang diragukan.

Mengakhirkan sahur ini juga dimaksudkan untuk memperkuat diri, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa keesokan harinya.

3. Tidak berkata kotor

Selama puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk tidak berkata kotor, agar kualitas puasanya tidak berkurang.

Termasuk dalam kategori kata kotor adalah menghina, berbohong, menggunjing, dan mengumpat.

Apabila ada seseorang yang menghinanya atau melontarkan perkataan kotor kepadanya, maka bisa menjawabnya dengan "saya sedang berpuasa".

Baca juga: Tips Sukses Berjualan Online saat Ramadhan agar Raup Keuntungan Maksimal

Baca juga: Kenapa Puasa Qadha Wajib Dilakukan, Lunasi Sebelum Ramadhan 2023 Tiba

.

.

.

(TRIBUNBATAM.id)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved