TADARUS RAMADAN

Ceramah Ramadan, Puasa Madrasah Umat Islam

Dalam ibadah puasa terdapat sejumlah hikmah yang bisa mendidik  karakter jiwa manusia untuk menjadi pribadi yang taqwa.

|
TRIBUNBATAM
Ketua Umum MUI Kota Batam KH Luqman Rifa'i, SAg 

TRIBUNBATAM.id - Ketua Umum MUI Kota Batam KH Luqman Rifa'i, SAg menyampaikan ceramah ramadan dengan judul Puasa Madrasah Umat Islam.

Marhaban ya Ramadhan. Alhamdulillah hari ini telah memasuki bulan suci Ramadan. Bulan disyariatkan ibadah puasa bagi umat islam.

Sebagaimana firman Allah SWT “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”. (QS. Al-Baqarah : 183)

Ibadah puasa adalah sebuah madrasah ruhiyah bagi umat Islam.  Sebuah instrumen pendidikan yang mendidik karakter jiwa umat Islam. 

Dalam ibadah puasa terdapat sejumlah hikmah yang bisa mendidik  karakter jiwa manusia untuk menjadi pribadi yang taqwa.

Pertama, ibadah puasa mendidik karakter ikhlas. Ibadah puasa merupakan ibadah yang menjadi rahasia antara hamba dengan Allah. Sungguh yang benar-benar tahu diri kita sedang puasa adalah diri kita dan Allah SWT.

Dalam hadist riwayat Imam Bukhari disebutkan: Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu (Allah). Puasa adalah untukKu (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya." (HR. Bukhari)

Kedua, ibadah puasa mendidik karakter sabar.

Menahan diri tidak makan, minum, merokok, berhubungan suami istri sejak fajar hingga terbenam matahari tentu membutuhkan kesabaran luar biasa.

Hal inilah yang terjadi dalam ibadah puasa. Sehingga dengan ibadah puasa diharapkan lahir insan-insan yang berjiwa sabar.

Ketiga , ibadah puasa mendidik karakter mengendalikan emosi. Saat puasa bukan hanya menjauhkan diri dari makan dan minum tapi juga dituntut untuk bisa mengendalikan emosi.

Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda "Jika pada hari salah seorang di antara kalian berpuasa, maka janganlah ia mengucapkan kata-kata kotor, membuat kegaduhan dan tidak juga melakukan perbuatan orang-orang bodoh.

Dan jika ada orang yang mencacinya atau menyerangnya, maka hendaklah ia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’” (HR. Bukhari).

Dari sini dapat kita pahami bahwa puasa benar-benar mendidik jiwa manusia untuk bisa mengendalikan emosinya. Jika tidak bisa mengendalikan emosi maka puasa yang dilakukan menjadi tidak banyak maknanya.

Keempat, ibadah puasa mendidik jiwa jujur dan disiplin. Dalam ibadah puasa, seseorang diatur sedemikian rupa pola makan dan minum dalam hidupnya. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved