Mutasi Kapolri Terbaru, Dua eks Kapolresta Barelang Batam Masuk Hitung
Dua eks Kapolresta Barelang masuk hitung dalam mutasi Kapolri terbaru. Berikut profil singkat mereka.
JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Dua eks Kapolresta Barelang Kota Batam, Provinsi Kepri masuk hitung dalam mutasi Kapolri terbaru.
Dalam mutasi Kapolri terbaru yang melibatkan 473 personel itu, dua eks Kapolresta Barelang yang termasuk di dalamnya ialah Irjen Pol Karyoto dan Irjen Pol Helmy Santika.
Irjen Pol Karyoto yang sebelumnya bertugas sebagai Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat amanah dari Kapolri sebagai Kapolda Metro Jaya.
Jabatan baru Irjen Pol Karyoto ini menggantikan posisi Irjen Pol Fadil Imran yang menjabat sebagai Kepala Baharkam Polri.
Irjen Pol Fadil Imran sebelumnya juga pernah bertugas di Polda Kepri sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum atau Direskrimum Polda Kepri.
Baca juga: Kapolri ke Batam dan Nasib Sejumlah Oknum Polisi Terlibat Suap Total Rp 9 Miliar
Saat itu ia masih berpangkat Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol sejak 2011 hingga 2013.
Adapun Irjen Pol Karyoto menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK sejak Selasa (14/4/2020).
Karyoto merupakan alumnus Akademi Kepolisian 1990.
Jabatan sebagai Kapolresta Barelang diamanahkan kepadanya sejak tahun 2012.
Karyoto tercatat pernah menjabat sebagai Pamen Bareskrim Polri, Kapolres Ketapang, Kasubdit III Dittipidkor Bareskrim Polri, dan Direskrimum Polda DIY.
Karyoto juga pernah merasakan bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN).
Ia menjabat sebagai Direktur Analis Pemutus Jaringan Internasional BNN pada 2016.
Dua tahun kemudian, Karyoto dimutasi sebagai Analis Utama Kebijakan Utama bidang Pidkor Bareskrim Polri.
Sebelum menjabat Wakapolda DIY, Karyoto menjabat Wakapolda Sulawesi Utara pada 2018.
Sementara Irjen Pol Helmy Santika mendapat amanah untuk menempati posisi baru sebagai Kapolda Lampung dalam mutasi Kapolri terbaru itu.
Lulusan Akpol tahun 1993 ini tercatat menjabat sebagai Kapolresta Barelang sejak tahun 2016-2017.
Setelah itu, ia menempati posisi sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri lewat ST/672/III/2017 tertanggal 11 Maret 2017.
Ia diketahui juga pernah bertugas di Lampung dengan jabatan Kapolres Lampung Utara pada tahun 2013-2014.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo membenarkan adanya rotasi sejumlah anggota Polri.
Baca juga: Penggerebekan Kampung Aceh di Batam, Kapolresta Barelang Ungkap Hasilnya
Adapun mutasi Kapolri terbaru ini berdasarkan empat surat telegram mutasi yang terbit pada tanggal 27 Maret 2023.
Dalam surat telegram ST/712/III/KEP./2023, sebanyak 8 personel dimutasi; dalam surat ST/713/III/KEP./2023, sebanyak 155 personel dimutasi; dalam surat ST/714/III/KEP./2023, sebanyak 193 personel dimutasi; dan dalam ST/715/III/KEP./2023, sebanyak 117 personel dimutasi.
"Secara keseluruhan terdapat 473 personel yang mutasi," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (29/3/2023).
Dari jumlah itu, tujuh orang di antaranya mengisi posisi kepala kepolisian daerah (kapolda) dan tiga lainnya menjadi pejabat utama (PJU) Mabes Polri.
Tiga orang yang menjadi pejabat utama Mabes Polri yakni Irjen Fadil Imran yang diangkat menjadi Kepala Baharkam (Kabaharkam) Polri.
Posisi Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri akan diisi Komjen Purwadi Ariyanto.
Baca juga: Kapolri ke Batam, Serukan Rumah Murah Bagi Polisi
Sementara posisi Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Polri diisi Komjen Nanang Chadarusman.
Kedua, Irjen Agus Nugroho dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kapolda Jawa Barat (Jabar) akan dijabat Irjen Akhmad Wiyagus, Kapolda Gorontalo dijabat Irjen Angesta Romano Yoyol.
Kemudian, Brigjen Pipit Rismanto yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter Bareskrim diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar).
Serta Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) dijabat Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso.(TribunBatam.id) (Kompas.com)
Sumber: Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kapolri-ke-Batam-dan-rumah-murah-untuk-polisi.jpg)