Minggu, 3 Mei 2026

Kapolda Riau Ungkap Penyebab Kilang Pertamina Dumai Meledak, Sebut Stok BBM Aman

Pertamina memastikan stok BBM dan LPG untuk Kepri aman meski kilang Pertamina Dumai meledak pada Sabtu (1/4/2023) malam.

Tayang:
TribunBatam.id via TribunPekanbaru.com/Donny Kusuma
KILANG PERTAMINA DUMAI MELEDAK - Potret dari jauh saat Kilang Pertamina di Dumai meledak, Sabtu (1/4/2023) malam. Kapolda Riau mengungkap penyebab kilang Pertamina Dumai meledak hingga membuat geger warga. 

DUMAI, TRIBUNBATAM.id - Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengungkap penyebab kilang Pertamina Dumai meledak pada Sabtu (1/4/2023).

Seperti diketahui, kilang Pertamina Dumai meledak sekira pukul 22.30 WIB.

Menurut warga di sekitar lokasi kejadian, ledakan itu sangat kuat hingga menimbulkan getaran.

Beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan sejumlah rumah warga rusak akibat kilang Pertamina Dumai meledak.

Selain itu, ada juga plafon masjid roboh.

Kapolda Riau mengungkap penyebab kilang Pertamina meledak.

Baca juga: Pasca Insiden di Dumai, Pertamina Sumbagut Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman

Menurutnya, ledakan kilang minyak PT Pertamina Refinery Unit lI Dumai, Provinsi Riau diduga karena kebocoran pipa hidrogen.

"Diduga ledakan terjadi disebabkan oleh pelepasan (kebocoran) H2 atau hidrogen di area pipa Suction Discharge Area, yang menyebabkan flash serta terbakarnya Hydrocracker Unit (HCU)," ungkap Iqbal dalam keterangan tertulis, Minggu (2/4/2023).

Irjen Pol Muhammad Iqbal diketahui meninjau lokasi kilang Pertamina Dumai.

Serta bertemu dengan pihak PT Pertamina Dumai.

Menurut dia, kebakaran kilang minyak Pertamina Dumai dapat dikendalikan dan dilokalisir dengan cepat dalam waktu sekitar 9 menit.

"Karakteristik kebakaran adalah hidrogen. Sehingga menghasilkan gelombang udara dan suara yang dahsyat yang berdampak pada lingkungan sekitar," kata Iqbal.

Baca juga: Malam Minggu Dumai Bergetar, Plafon Masjid Roboh Dampak Ledakan Kilang Pertamina

Dia menyebut, saat ini telah dilakukan shutdown dan recovery plan dari Hydrocracker Unit yang terbakar di area kilang minyak.

"Sambil melaksanakan Recovery Hydrocracker Unit, Pertamina RU II Dumai memastikan pasokan BBM Riau dan Sumbagut masih dalam tahap normal dan tidak terganggu," sebut Iqbal.

Ia merincikan, BBM jenis Pertalite untuk stok 18 hari, solar stok 17 hari, Avtur stok 60 hari, dan Pertadex stok 66 hari.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved