BERITA KRIMINAL
Ibu Muda Jadi Korban Perampokan Sadis Menjelang Sahur, Mukanya Ditutup Bantal dan Dipukul
Pelaku perampokan diduga sangat bengis karena tega dan dengan sadis memukul korban hingga babak belur ketika korban tertidur sendirian di dalam kamar
TRIBUNBATAM.id, LANGSA - Seorang ibu muda mengalami musibah perampokan saat menjalankan sahur Minggu (2/4/2023) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kasus perampokan dengan korban ibu muda ini terjadi di Langsa.
Pelaku dinilai kejam dan tak beradap. Ia tega memukul korban hingga babak belur saat beraksi karena korban mencoba berteriak.
Pelaku perampokan diduga sangat bengis karena tega dan dengan sadis memukul korban hingga babak belur ketika korban tertidur sendirian di dalam kamar rumahnya.
"Pelaku masuk ke kamar dan membekap muka korban dengan bantal di tempat tidur,” ujar Kapolsek Langsa Barat, Iptu Hufiza Fahmi, SH, MH.
“Lalu wajah korban dipukuli dan diterantukkan ke lantai karena korban berteriak," lanjut Kapolsek Langsa Barat.
Ditambahkan Kapolsek, dari pengakuan korban Nilawati bahwa pelaku masuk dari pintu depan rumahnya yang saat itu tidak terkunci.
Namun begitu, korban mengaku tidak tahu jumlah pelaku karena posisi lampu utama kamar dimatikan, hanya lampu tidur yang hidup sehingga kondisi gelap.
Terlebih lagi, kala itu posisi korban juga dibekap dengan bantal oleh pelaku.
Usai memukul korban, pelaku langsung kabur dengan membawa sepmor Honda Beat dan dompet berisikan handphone (HP), serta uang korban.
Tidak lama kemudian, barulah korban menelepon ibu mertuanya Sri Wahyuni dan sang suami Pratama Syahfan yang saat itu berada di counter handphone.
Selanjutnya, suami dan ibu mertua korban yang langsung pulang saat itu juga membawa Nilawati ke RSUD Langsa.
Seperti diketahui, kasus perampokan yang menimpa seorang ibu muda bernama Nilawati (25), pada Minggu (2/4/2023) saat sahur atau sekitar pukul 04.00 WIB, menguak fakta kondisi korban saat kejadian.
Pasalnya, saat perampokan terjadi, ternyata ibu rumah tangga warga Komplek Griya Islamic Center Blok A, Dusun Al-Ikhsan, Gampong Paya Bujok Beuramo, Langsa itu sedang tertidur pulas seorang diri di rumahnya.
Sebab, saat kejadian berlangsung, suami korban bernama Pratama Syahfani ternyata masih berada di counter penjualan pulsa handpone (HP) miliknya di Jalan A Yani, Gampong Paya Bujok Seleumak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pihak-berwajib-sedang-berada-di-rumah-korban-pascaperampokan-menimpa-nilawati.jpg)