Selasa, 12 Mei 2026

Polda Kepri dan KSOP Batam Selidiki Sumber Limbah Hitam di Pantai Melayu Nongsa

Polda Kepri dan KSOP Batam kini tengah selidiki sumber limbah hitam yang cemari Pantai Melayu Nongsa Batam

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tim gabungan KSOP melakukan penanggulangan limbah hitam di kawasan Pantai Melayu, Nongsa, Batam, Rabu (3/5/2023) lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polda Kepri dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Kota Batam tengah melakukan penyelidikan sumber limbah hitam di Pantai Melayu, Nongsa, Batam.

Ada dugaan, limbah hitam itu berasal dari bangkai kapal kargo yang mengangkut puluhan kontainer disinyalir berisi limbah B3 yang terbakar di perairan Sri Langka beberapa tahun lalu, dan diangkut ke Batam.

Dugaan lainnya, akibat kebakaran Kapal MT Pablo destinasi Cina-Singapura dengan kapal berbendera Gabon di perairan Malaysia, belum lama ini.

"Masih dalam proses penyelidikan. Belum bisa kami informasikan, kalau sudah ada kepastian akan diinformasikan segera," kata Kepala KSOP Khusus Kota Batam, M Takwin, Sabtu (6/5/2023).

Terkait hal ini, KSOP Khusus Kota Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mengumpulkan 10 drum dan empat kantong besar tumpahan minyak hitam di laut Pantai Melayu, Nongsa, Batam.

"Sekitar 85 persen limbah itu sudah diangkut atau sudah diatasi. Sementara sisanya besok lagi kita lanjutkan," sebutnya.

Baca juga: Limbah Hitam di Nongsa Batam Diduga Dibuang Kapal Tanker, Aparat Bersihkan Pakai Oil Boom

Takwin mengatakan, pihaknya bersama DLH akan menyelidiki terkait tumpahan limbah hitam yang mencemari laut tersebut.

Terkait informasi yang mengatakan limbah itu bersumber dari kapal Malaysia MT Pablo, juga menjadi bahan penelusuran pihaknya.

"Kami akan koordinasi semua kapal mana yang berpotensi sebagai penyebab. Kita telusuri semua," katanya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, mengatakan untuk bongkahan kapal tersebut sudah dicek pihaknya dan tidak ada limbahnya.

"Sebab kondisinya hanya bongkahan besi kapal yang terbakar sudah lama dan dalam keadaan kosong," ujarnya.

Baca juga: Limbah Hitam di Pantai Nongsa Batam Terkumpul Empat Ton Lebih Dalam Sehari

Langkah ke depan, pihaknya akan menelusuri sumber limbah cair B3 bersama dengan tim gabungan dan instansi terkait.

"Lalu kemungkinan dugaan sumber limbah dari terbakarnya Kapal MT Pablo yang berada di perairan Malaysia, dan kita sudah memberi tahu ke pihak kepolisian di sana untuk memastikan peristiwa tersebut," tutupnya. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved