Jumat, 17 April 2026

BERITA KECELAKAAN

Pasutri Lansia Jadi Korban Tabrak Lari Oknum Anggota TNI, Ini Harapan Keluarga

Keluarga pasutri lansia tewas jadi korban tabrak lari oknum anggota TNI AD di Bekasi, Kamis (4/5) harap terduga pelaku dihukum secara adil

Editor: Dewi Haryati
KOMPAS.com/JOY ANDRE T
Rendra Falentino Simbolon (45), saat ditemui wartawan di Detasemen Polisi Militer di Cijantung, Jakarta Timur Senin (8/5/2023). Rendra merupakan anak pasutri lansia tewas korban kecelakaan di Jalan Raya Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati, Bekasi, Kamis (4/5/2023) lalu 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Sonder Simbolon (72) dan Tiurmaida (65), pasangan suami istri lansia jadi korban tabrak lari di Jalan Raya Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati, Bekasi, Kamis (4/5/2023) lalu.

Keduanya tewas akibat kecelakaan itu.

Belakangan diketahui, kalau penabrak pasutri lansia itu merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari.

"Benar (pelaku anggota TNI AD), sudah ditangani oleh Denpom Jaya," kata Hamim melalui pesan singkat, dilansir dari Kompas.com, Senin (8/5/2023).

Hamim mengatakan, pelaku penabrak pasutri lansia itu berpangkat prajurit dua atau Prada berinisial MW.

Baca juga: Kakek dan Nenek Tewas di Pinggir Jalan Setelah Jadi Korban Tabrak Lari

"Saat ini tersangka pelaku tabrak lari berinisial Prada MW tersebut sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Hamim.

Saat ditanya soal proses hukum terhadap Prada MW, Hamim menyampaikan pelaku bakal mendapatkan hukuman pidana dan disiplin.

Harapan Keluarga

Kabar terbaru, anak sulung dari pasangan tersebut, Rendra Simbolon (45), menjalani pemeriksaan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Cijantung, Jakarta Timur, pada Senin (8/5/2023).

Rendra mulai diperiksa sebagai saksi pukul 09.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

“Tadi kurang lebih ada 10 pertanyaan yang ditanyakan dan saya menjawab berdasarkan sepengetahuan saya sebagai keluarga korban," ujar Rendra di Denpom Cijantung, Senin.

Rendra mengaku sudah menandatangani berita acara pemeriksaan sebagai saksi dari pihak keluarga korban.

Rendra berharap Denpom sebagai pihak yang berwenang menangani kasus ini dapat bekerja secara profesional.

Walaupun kecelakaan ini melibatkan anggota TNI, ia berharap Denpom tetap netral dalam melihat persoalan dan melakukan penyelidikan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga: Kecelakaan di Batam Berujung Tabrak Lari, Tersangka Ungkap Alasan Kabur ke Medan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved