BERITA KRIMINAL
Kadinkes Lampung Diperiksa KPK, Penyidik Heran Hartanya Cuma Rp 2 Miliar
Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto sudah diklarifikasi KPK terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pada Senin (8/5/2023).
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sudah menjabat selama 14 tahun. Namun harta kekayaanya hanya Rp 2 Milair saja.
Hal itu membuat penyidik KPK menjadi bertanya-tanya.
Apalagi selama ini Kadis tersebut memperlihatkan gaya hidup mewahnya di media sosial.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keheranan soal total harta kekayaan milik Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana Wijayanto yang cuma Rp2.715.000.000.
Padahal, Reihana sudah menjabat sebagai Kadinkes Lampung selama 14 tahun.
Baca juga: Anak Menteri Yasonna Laoly dilaporkan ke KPK, Kasus Dugaan Monopoli Bisnis di Lapas
"Kecil lah 14 tahun jadi (kepala) dinas masa hartanya cuman Rp2 miliar. Yang bener-bener aja," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan, Selasa (9/5/2023).
Menurut Pahala, seharusnya harta Reihana bisa lebih dari Rp2 miliar apabila menduduki jabatan kepala dinas selama 14 tahun.
"Kan kalau dikumpulin dia jadi dewan pengawas di dua tempat. Pokoknya pendapatannya harusnya enggak segitu," kata Pahala.
Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto sudah diklarifikasi KPK terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), pada Senin (8/5/2023).
Reihana terpantau diklarifikasi KPK selama kurang lebih 3 jam, apabila terhitung dari waktu masuk ke gedung KPK sekira pukul 09.30 WIB hingga ke luar sekira pukul 12.24 WIB.
Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di Gedung Merah Putih KPK, Reihana sempat terduduk lama di lobi usai diklarifikasi. Dia nampak menunggu mobil yang menjemputnya.
Begitu ke luar markas komisi antikorupsi, awak media yang sudah menunggunya pun langsung memberondong sejumlah pertanyaan.
Namun, Reihana memilih irit bicara. Pertanyaan macam apa rasanya menjadi Kadinkes Lampung selama 14 tahun hingga materi klarifikasi LHKPN tak digubrisnya.
"Silakan ditanya ke KPK. Saya mau jalan ya. Tolong ya, saya kasih jalan ya. Sudah-sudah, sudah ya," ucap Reihana seraya terus berjalan menuju mobil yang menjemput dirinya.
Sebagai informasi, pemanggilan untuk klarifikasi terhadap Reihana ini dilakukan setelah sebelumnya tim LHKPN telah melakukan analisis data awal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kadinkes-Lampung-Reihana-di-Gedung-KPK-Hari-Ini.jpg)