BATAM TERKINI

Tangkap Ikan Pakai Jaring Pukat, Lima Nelayan Tanjungpinang Ditangkap Nelayan Batam

Lima nelayan asal Tanjungpinang ditangkap nelayan Kampung Terih, Nongsa Batam karena ketahuan menangkap ikan pakai jaring pukat.

Penulis: Beres Lumbantobing |
ISTIMEWA
Nelayan Kampung Terih Sambau Nongsa Batam menangkap lima nelayan Tanjungpinang di perairan Laut Kampung Terih, Kamis (11/5/2023). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Nelayan Kampung Terih Sambau Nongsa menangkap lima nelayan Tanjungpinang di perairan Laut Kampung Terih, Kamis (11/5/2023).

Kelima nelayan asal Tanjungpinang itu ditangkap lantaran melakukan penangkapan ikan menggunakan jaring Pukat. 

Hal itu dibenarkan Kapolsek Nongsa, Kompol Fian Agung.

Persoalan kelima nelayan asal Tanjung dengan nelayan rumpun bersatu Kampung Terih telah dimediasikan oleh Polsek Nongsa.

Kejadian itu bermula sekira pukul 22.00 WIB, didapatkan informasi dari Nelayan Setempat, ada Nelayan Pukat yang masuk ke Perairan Laut Kampung Terih Kelurahan Sambau Nongsa.

Kemudian nelayan setempat langsung melakukan pencarian di sekitar Perairan Laut Kampung Terih Sambau.

Baca juga: Seorang Driver Taksi Online di Batam Terjerat Kasus Asusila, Korban Masih Remaja 

Sekira pukul 23.00 WIB didapati 5 nelayan dengan menggunakan kapal pompong sedang melakukan penangkapan teripang menggunakan pukat.

Kelima nelayan yang ditangkap, La Bamba Wacuala, La Tamsul dan Alimuda serta La Adema dan La Siru. 

Kelima nelayan itu sempat dibawak ke darat oleh nelayan rumpun Kampung Terih.

Kelima nelayan pun membuat surat pernyataan agar kelima Nelayan asal Tanjungpinang itu tidak boleh lagi untuk melakukan Pukat di Perairan Sambau.

Tak hanya sanksi administrasi, Kelima Nelayan asal Tanjungpinang itu juga membayar biaya kerugian kepada Nelayan setempat sebesar Rp 4 juta. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

 

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved