Kamis, 14 Mei 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

180 Industri Kecil Menengah di Tanjungpinang Bakal Dibantu Urus Sertifikat Halal Gratis

180 pelaku usaha di Tanjungpinang akan diberikan bantuan sertifikasi halal gratis oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Tayang:
Prokompim
Pelaku usaha IKM di Tanjungpinang ikut program sertifikasi halal gratis yang diadakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tanjungpinang di Hotel CK. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mendapat kuota untuk memfasilitasi 180 pelaku industri kecil menengah (IKM) dalam memperoleh sertifikasi halal.

Tujuannya untuk memajukan sektor usaha halal di Kota Tanjungpinang, serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk halal di pasaran.

“Melalui dana alokasi khusus (DAK) kita fasilitasi untuk 180 pelaku usaha yang diberikan bantuan sertifikasi halal,” ucap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Riany, Kamis (18/5/2023).

Riany mengatakan untuk memperoleh sertifikasi halal ini bisa dilakukan secara mandiri. Namun, tidak jarang pelaku usaha terkendala dana dan waktu dalam pengurusannya.

"Pelaku usaha ini cukup beruntung karena Disdagin akan memfasilitasi sampai mendapatkan sertifikasi halal," kata Riany.

Baca juga: KELANJUTAN Kasus Dugaan Korupsi Desa Lancang Kuning Bintan, Dua Orang Diperiksa Lagi

Riany juga menekankan bahwa sertifikasi halal bukan hanya sekadar persyaratan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi pelaku usaha dalam meningkatkan pangsa pasar dan keuntungan bisnis.

"Peserta di sini bisa menyampaikan apa saja yang menjadi persoalan dalam menjalankan usaha. Kita datangkan narasumber dari LPPOM, MUI yang bisa memberikan solusi terhadap masalah pelaku usaha," sebutnya.

Salah satu peserta fasilitasi, Marisa, yang membuka usaha rumahan berjualan ikan salai hingga kue khas melayu mengungkapkan rasa senangnya karena mendapatkan kesempatan untuk memperoleh sertifikasi halal tersebut.

"Sangat berterimakasih sekali pemerintah mau memperhatikan kami, usaha kami masih rumahan tapi kalau sudah ada sertifikat halal kami bisa menjual makanan ini ke luar juga dan sertifikat halal ini juga sangat penting kami punya,” tutur Marisa.

Terpisah, Kepala Bidang Perindustrian, Surya Dharma Sarno menjelaskan, kegiatan fasilitasi sertifikasi halal dilaksanakan selama dua hari, 17-18 Mei 2023, dan diikuti sebanyak 45 pelaku usaha dari berbagai sektor seperti makanan, minuman, dan produk-produk konsumen lainnya.

"Mereka kita fasilitasi untuk memperoleh sertifikasi halal secara gratis," kata Surya.

Ia berharap, dengan adanya fasilitasi ini, pelaku usaha akan semakin termotivasi untuk memenuhi standar halal dan menjaga kualitas produknya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved