Rabu, 8 April 2026

BERITA KRIMINAL

Bocah Kelas 2 SD Tewas Usai Dikeroyok Kakak Kelasnya, Pembuluh Darahnya Pecah

MHD (9) Bocah kelas 2 SD Menghembuskan nafas terakhir usai dua hari dirawat dirumah sakit setelah dikeroyok kakak kelasnya

Editor: Eko Setiawan
303magazine
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, SUKABUMI - Dikeroyok kakak kelasnya, seorang Siswa kelas 2 SD tewas setelah sempat menjalani perawatan medis.

Sebelum meninggal dunia, korban disebut terluka parah hingga pecah pembuluh darah.

Bocah berinisial MHD (9) ini diduga jadi korban pengeroyokan kakak kelasnya.

MHD (9) jadi korban pengeroyokan kakak kelasnya saat belangsungnya pembelajaran di sekolah pada Senin (15/05/2023).

Hanya saja, korban sempat tak mau mengaku pada keluarga saat dibawa ke rumah sakit.

MY Kakek korban menceritakan saat cucunya itu tak mau mengaku pengeroyokan yang menimpanya.

Kepada dokter dan keluarganya, korban tidak berani terus terang bahwa ia habis dikeroyok oleh kakak kelasnya.

Walaupun dipaksa bicara, tetap korban tidak mau mengakui bahwa ia sudah dianiaya.

"Akhirnya dokter pura-pura menyuruh keluarga untuk keluar ruangan, dan pihak keluarga bersembunyi di balik tirai di ruangan periksa. Dari situ korban baru mangakui bahwa dirinya sudah dikeroyok oleh 3 orang kakak kelasnya," tuturnya.

Dikarenakan di RS Primaya tidak menerima pasien akibat kekerasan, lanjut HY, cucunya tersebut dipindahkan ke RS Hermina.

Kondisi korban kritis selama 3 hari, hingga akhirnya korban meninggal dunia Sabtu (20/5/2023).

Kronologi peristiwa, MHD dikeroyok oleh kakak kelas saat belangsungnya pembelajaran di sekolah pada Senin (15/05/2023).

Kemudian di hari Selasa (16/05) korban kembali dikeroyok kakak kelasnya, hingga harus mendapatkan penanganan medis.

"Saya bilang, kalo sakit jangan dulu sekolah, istirahat dulu aja di rumah. Namun saat itu korban memaksa ingin sekolah. Lalu ketika saat berada di sekolah, korban kembali di keroyok oleh kakak kelasnya pada Selasa (16/5/2023)," ujarnya.

Setelah itu, korban kejang-kejang, lalu korban membawanya ke RS Primaya, Rabu (16/5/2023).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved