PILPRES 2024
PILPRES 2024, NasDem Setor Nama Bakal Calon Wapres Dampingi Anies Baswedan
Siapa pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 masih misteri. DPP NasDem telah menyetorkan nama bakal calon Wapres ke Koalisi Perubahan.
JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai NasDem telah menyetor nama bakal calon Wakil Presiden pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari mengatakan, nama itu mereka setorkan ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Meski mengaku telah menyetorkan nama bakal calon Wakil Presiden pada Pilpres 2024, Taufik tidak membocorkan siapa sosok cawapres yang diajukan oleh Nasdem.
Namun, pada akhirnya, Anies sendiri yang akan mengumumkan sosok cawapres yang bakal mendampinginya di Pilpres 2024.
Taufik mengingatkan agar partai-partai di Koalisi Perubahan memberi kewenangan sepenuhnya kepada Anies untuk menentukan sendiri siapa cawapres yang mau dipilih.
Baca juga: DPP PDIP Panggil Gibran, Hasto Ingatkan Manuver Pilpres 2024 Hingga Beri Buku
Anies Baswedan sebelumnya didukung oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Kami sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Anies untuk menentukan siapa yang akan menjadi cawapresnya. Dan kita juga sudah sampaikan satu nama. Tentu kan capres membutuhkan cawapres yang bisa bekerja sama, dan tentu dengan pertimbangan menghadapi pilpres nantinya," ujar Taufik saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/5/2023).
Taufik mengatakan, sebagai penghargaan dan penghormatan terhadap capres yang diusung koalisi ini, Nasdem membiarkan Anies memutuskan sendiri siapa yang akan mendampinginya.
Lebih jauh, Anggota Komisi III DPR tersebut mengatakan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjalankan roda pemerintahan demi memastikan negara melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Selain itu, kata dia, pemimpin juga harus bisa memastikan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga: Langkah Anies Baswedan di Pilpres 2024, Sampaikan Piidato Politik Hari Ini
"Nah tentunya antara presiden dan wakil presiden yang nanti akan menjalankan roda pemerintahan ini harus bisa kerja sama, harus bisa saling mengisi satu sama lain, tidak hanya bergantung pada satu orang, tetapi juga bisa berbagi peran, dan tentunya dapat diterima oleh berbagai pihak juga," imbuh Taufik.
Sebelumnya, Anies mengatakan dirinya ingin memberikan efek kejut terkait cawapres yang akan diumumkan untuk Pilpres 2024.
Hanya saja, untuk saat ini, Anies mengatakan, penentuan cawapres masih berproses atau belum mengerucut ke satu nama.
"Jadi itu semua masih dalam proses. Dan kita Insya Allah ingin agar yang nanti diumumkan memiliki efek kejut bagi semua," ujar Anies saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/5/2023).
Anies menjelaskan, Koalisi Perubahan masih melakukan seleksi terhadap kandidat cawapres yang ada.
"Terkait dengan penominasian, masih berjalan. Bisa laki-laki, bisa perempuan," imbuhnya.(TribunBatam.id) (Kompas.com)
Sumber: Kompas.com
Surya Paloh Bongkar Perbincangan dengan Prabowo, Nasdem Resmi Dukung Pemerintahan Selanjutnya |
![]() |
---|
FIX ! Partai Nasdem Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran |
![]() |
---|
Hasil Survei: Masyarakat Menolak Pemilihan Ulang, Tepat Dengan Putusan MK di Pilpres 2024 |
![]() |
---|
Leher Gibran Tiba-tiba Ditarik Ketika Sedang Lakukan Belusukan ke Warga, Paspampres Beraksi |
![]() |
---|
Cak Imin Bongkar 3 Poin Perbincangan dengan Prabowo setelah Penetapan KPU RI, Bahas Kerja Sama Lagi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.