BINTAN TERKINI
Bintan Masih Aman Kasus Demam Babi Afrika, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
DKPP Bintan pastikan Bintan masih aman dari kasus Demam Babi Afrika. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan kini tengah mewaspadai penyakit African Swine Fever (ASF) atau yang lebih dikenal dengan Demam Babi Afrika.
Hal ini berkaitan dengan munculnya kasus penyakit tersebut pada ternak babi di peternakan babi di Pulau Bulan, Kota Batam beberapa waktu lalu.
Medik Veteriner Ahli Muda DKPP Bintan drh. Iwan Berri Prima menuturkan, untuk ternak babi di Bintan masih bebas dari penyakit ASF.
"Alhamdulillah untuk di wilayah Bintan masih bebas dari penyakit ASF," ucapnya, Jumat (26/5/2023).
Meskipun demikian, masyarakat Bintan perlu mewaspadai adanya penyakit Demam Babi Afrika ini.
"Kita minta kepada masyarakat, khususnya peternak babi di wilayah Bintan untuk waspada. Jika menemukan hewan ternaknya alami gejala atau sakit, silakan laporkan kepada petugas kesehatan," harapnya.
Berri menjelaskan, bahwa ada tiga upaya yang telah dilakukan guna menjaga Bintan tetap terjaga dari penyakit ASF tersebut.
Baca juga: Pulau Bulan Stop Kirim Babi, Pedagang Daging dan Tempat Makan di Batam Terancam
Pertama, pihaknya meningkatkan pengawasan lalu lintas hewan. Termasuk pengeluaran hewan babi ke Kota Tanjungpinang juga diwajibkan melampirkan SKKH dari dokter hewan.
"Ini bentuk koordinasi dan kerja sama antara DKPP Bintan dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang," ungkapnya.
Selanjutnya, seluruh instrumen kesehatan hewan di Bintan kembali melakukan pemuktakhiran data populasi ternak babi rakyat (backyard) di wilayahnya, serta menertibkan pemotongan ternak babi di rumah pemotongan hewan.
“Serta melakukan langkah-langkah berdasarkan pedoman Kesiapsiagaan Darurat Veteriner Indonesia,” jelasnya.
Ia pun berharap Bintan tetap bebas penyakit Demam Afrika dan penyakit hewan lainnya.
"Soalnya daerah kita ini dikenal dengan kawasan pariwisata internasionalnya yang harus tetap aman, sehat dan terjaga dari ancaman penyakit,” tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/26052023hewan-ternak-babi-di-Bintan.jpg)