Sabtu, 11 April 2026

PT TPM DIGERUDUK WARGA

BREAKING NEWS, Warga Pondok Tani Tembesi Batam Geruduk PT TPM

Warga Pondok Tani Tembesi, Sagulung, Batam mendatangi pos PT TPM memprotes penutupan akses jalan masuk ke pemukiman mereka.

|
TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Warga mendatangi pos PT TPM yang menutup akses jalan warga Pondak Tani dan akses jalan Sido Mulyo. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ratusan Warga Pondok Tani, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam Provinsi Kepri, menggeruduk pos  PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM), di Bukit Daeng Sagulung.

Kedatangan warga Pondok Tani tersebut dikarenakan pengembang akan menutup akses jalan masuk ke pemukiman.

Sementara jalan yang dijanjikan pengembang belum selesai dikerjakan.

"Kedatangan warga ke pos perusahaan, karena akses jalan masuk ke pemukiman mau ditutup, sementara jalan  yang mereka janjikan belum juga direalisasikan," kata Suroso, Ketua RT Pondak Tani, Selasa (30/5/2023).

Suroso menjelaskan, sesuai dengan kesepakan pengembang dengan warga Pondok Tani dan juga Sido Mulyo, bahwa akses jalan yang ada saat ini bisa ditutup, dan pengembang akan membuat akses jalan baru. 

Akses jalan yang akan ditutup oleh pengembang yakni PT TPM ada dua, di mana yang pertama jalan masuk ke kompleks Pondok Tani dan jalan kedua yakni akses jalan menuju kampung Sido Mulyo.

Baca juga: DUA Pengusaha Batam Masih Buron, Polda Kepri Gandeng Kedutaan dan Polisi Singapura

"Kita bukan tidak mau akses jalan tersebut ditutup, tetapi realisasikan dulu jalan warga. Kalau jalan sudah ditutup lantas warga mau lewat dari mana," kata Suroso.

Dia menjelaskan, di Pondok Tani dan Sido Mulyo ada dua RW dan enam RT.

"Kalau jumlah masyarakatnya ada ribuan. Bahkan yang paling sedihnya kita juga punya anak yang masih sekolah yang setiap hari lewat dari jalan tersebut," kata Suroso.

Dia mengatakan jika jalan tidak ada otomatis yang paling berdampak anak sekolah.

"Okelah masyarakat mengurung diri, tetapi bagaimana dengan anak sekolah apalagi saat ini masih ujian," kata Suroso.

Dia menegaskan, jika pengembang tidak merealisasikan janjinya membangun jalan pengganti jalan mereka yang ditutup, mereka akan melaksanakan demo besar-besaran.

"Besok (Rabu 31-05-2023,red) Kita akan melaksanakan demo bersama anak sekolah," kata Suroso.

Sementara di tempat terpisah Arni warga Pondok Tani mengatakan pihak perusahaan sudah semena-mena terhadap warga dengan melakukan penutupan akses jalan.

Padahal, warga sudah puluhan tahun tinggal di lokasi tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved