Selasa, 7 April 2026

BATAM TERKINI

Anggota DPRD Batam Soroti Praktik Wisuda Sekolah, Kadisdik Kepri Buka Suara

Praktik wisuda pada sejumlah SD, SMP dan SMA jadi sorotan anggota DPRD Batam, Udin P Sihaloho. Kadisdik Kepri pun bereaksi.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menyoroti praktik wisuda pada sejumlah sekolah. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menyoroti perpisahan anak sekolah dalam betuk wisuda.

Terutama wisuda yang dilakukan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ia menilai untuk tingkat SD, SMP dan SMA sebaiknya dikembalikan ke budaya lama saja.

Cukup acara perpisahan, tak perlu ada acara wisuda-wisudaan.

Praktik wisuda ini menurutnya banyak memberatkan ke orang tua murid.

Ini karena biaya yang dikeluarkan cukup banyak.

Baca juga: Momen Haru saat Siswa Lingga Wisuda Tahfidz, Pasang Mahkota dan Cium Tangan Ibu

"Saya menyoroti wisuda-wisudaan anak sekolah sekarang. Kalau anak TK lulus, mau masuk SD buat ada wisuda mungkin satu hal yang biasa. Sempat dibuat wisuda SD, masuk SMP, orangtua itu harus memikirkan beli seragam baru, tas baru, dan semuanya. Belum lagi beban adiknya ada yang naik kelas lainnya," ujarnya, Rabu (21/6/2023).

Hal yang sama juga dari SMP menuju ke jenjang SMA.

Seharusnya, pihak sekolah lebih fokus ke kualitas pendidikan.

"Untuk SMA mungkin bukan kewenangan saya untuk menyampaikannya. Tapi saya selaku DPRD Kota Batam yang membidangi pendidikan saya lebih fokus kepada kualitas anak SMA dan SMK. Banyak anak mereka juga tak mengerti matematika dasar. Perkalian saja tak tau," paparnya.

Menurutnya, para peserta didik dan pihak sekolah harus memahami berapa ketatnya persaingan dunia pekerjaan saat ini.

Baca juga: Selalu Disuruh Sabar Belasan Tahun Air tak Lancar, Warga Buana Vista Ngadu DPRD Batam

Sehingga banyak perusahaan kota Batam merekrut tenaga kerja dari luar Batam.

"Ini bukan hoaks. Ada beberapa saya tanya SMA dan SMK di sini, mereka gak mengerti perkalian," katanya.

Ia menambahkan apabila pihak sekolah ingin menyelenggarakan wisuda, diharapkan jangan sampai membebani orang tua murid.

"Proses wisuda-wisudaan ini disudahilah. Karena cukup memberatkan orangtua murid. Banyak orang tua murid mengadu kepada saya," katanya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved