Rabu, 15 April 2026

LAGA UJI COBA

Bermain Imbang Lawan PSM Makassar, Pelatih Persik Kediri Kecewa: Kami Lengah

Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku kecewa soal hasil minor di laga uji coba, Sabtu (24/6/2023).

Liga Indonesia Baru
Persik Kediri saat bermain melawan PSM Makassar di laga uji coba, Sabtu (24/6/2023). 

TRIBUNBATAM.id - Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengaku kecewa dengan hasil imbang kontra PSM Makassar di laga uji coba, Sabtu (24/6/2023).

Bermain di Stadion Brawijaya, duel Persik Kediri vs PSM Makassar berakhir dengan skor imbang 1-1.

Gol Persik dicetak oleh Simen Lyngbo di menit ke-33.

Sementara gol balasan PSM dicetak oleh Sulthan Zaky di menit ke-69.

Hasil imbang tersebut membuat Persik belum meraih sekalipun kemenangan di tiga laga uji coba yang telah mereka jalani.

Sebelumnya tim berjuluk Macan Putih takluk dari Dewa United dengan skor 1-3 dan Madura United 0-1.

Baca juga: Dewa United Kalahkan Persik Kediri 3-1, Alex Martins Cetak Gol Perdana

Marcelo Rospide menilai sebenarnya pemain Persik bisa mengontrol jalannya pertandingan hanya saja satu kesalahan yang dilakukan pemain Persik berbuah gol bagi lawan. 

Baca juga: Dewa United Kalahkan Persik Kediri 3-1, Alex Martins Cetak Gol Perdana

Hal itulah yang disesalkan apalagi saat berhadapan dengan tim juara bertahan musim lalu, PSM.

“Dari pertandingan ini (uji coba) permainan yang cukup tidak bagus dan hasil yang mengecewakan."

"Kita bisa mengontrol sepanjang pertandingan tetapi kita sempat lengah dan kebobolan,” kata pelatih asal Brasil itu.

“Untuk game melawan PSM ini, kita bermain melawan tim juara dan seharusnya memainkan pertandingan seperti di liga,” imbuhnya.

Dia mengakui masih ada masalah dalam menjaga jarak antar pemain.

Marcelo Rospide menilai jarak antara pemain depan dengan pemain tengah terlalu jauh sehingga distribusi bola ke depan menjadi terhambat.

Masalah tersebut pun menjadi bahan evaluasinya menjelang bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 2023/24 pada 1 Juli 2023 mendatang.

“Jadi di babak pertama dikarenakan jarak striker terlalu jauh sehingga sulit pemain tengah mengejar pemain depan,” jelas pelatih berusia 52 tahun itu.

“Saya menginstruksikan dua wing untuk lebih ke depan, di babak kedua terbukti gap-nya tidak terlalu jauh,” tandasnya.

(Tribunbatam.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved