NATUNA TERKINI
Cerita Suhendrik Antar Sapi Presiden ke Serasan, Resiko Besar Dalam Genggaman
Sambil mengelus dada, pria kelahiran 1986 itu menceritakan awal mula sapi miliknya yang dibeli Presiden untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha 1444 men
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Suhendrik tak henti-hentinya mengucap syukur. Itu setelah dirinya berhasil menyelesaikan amanah yang diemban dari Sekretariat Kepresidenan RI.
"Alhamdulillah bang, sapi pak Jokowi sudah sampai dengan selamat di Serasan," tutur Suhendrik saat ditemui dikediamannya di Kecamatan Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Senin (26/6/2023).
Sambil mengelus dada, pria kelahiran 1986 itu menceritakan awal mula sapi miliknya yang dibeli Presiden untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha 1444 mendatang.
Tepat sebulan lalu, kala itu dirinya tengah sibuk memberi pakan ternak sapinya.
Tiba-tiba ia menerima telepon dari sekretariat kepresidenan RI, bahwa mereka tengah mencari sapi dengan ukuran jumbo untuk dikurbankan di Serasan, Natuna.
"Selang beberapa hari setelah saya ditelepon, saya didatangi orang provinsi Kepri dan Balai Veteriner Bukittinggi," tuturnya.
"Mereka minta dicarikan sapi besar, jadi saya ajaklah lihat-lihat sapi petani di sini. Ternyata dari hasil survei mereka pilih sapi saya jenis Limosin itu," kata Henrik (panggilan akrab Suhendrik).
Meski begitu, dirinya masih tak menyangka jikalau sapi yang ia rawat akan dibeli Presiden RI.
"Jelas kagetlah bang, ternyata mereka milih sapi saya," tuturnya.
Namun, kegembiraan itu bukan semata-mata kegembiraan namun bercampur dengan kegundahan.
Pasalnya, Sekretariat Kepresidenan RI yang membeli sapi miliknya minta agar sapi itu dikirim ke Serasan dengan keadaan selamat dan sehat.
Seperti diketahui jarak Pulau Bungurun Besar ke Serasan cukup jauh. Jika ditempuh menggunakan kapal kayu atau pompong dapat memakan waktu sekitar 13-14 jam.
Selain itu, cuaca juga menjadi tantangan.
"Setelah deal-dealan dengan mereka, saya diminta untuk memastikan sapi itu sampai di Serasan dengan selamat sebelum hari raya kurban," katanya.
Sementara, resiko perjalanan dan kesehatan sapi menjadi tanggung jawab Hendrik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/DBGWDSGGHRE.jpg)