Selasa, 19 Mei 2026

BATAM TERKINI

Dua Mafia PMI Ilegal Batam Nyaris Lolos di Perairan Internasional, Menyerah di Laut

Kapal patroli Ditpolairud Polda Kepri berhasil mengamankan kapal penyelundup PMI di Perairan Pulau Putri Nongsa, Batam.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing |
TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Kapal Speedboat yang digunakan mafia PMI untuk menyelundupkan PMI ke Malaysia 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Kapal patroli Ditpolairud Polda Kepri berhasil menghentikan kapal penyelundup PMI di perairan Pulau Putri Nongsa, Batam, Rabu (5/7/2023) malam.

Sebuah kapal speedboat berbahan fiber yang digunakan dua Mafia PMI ilegal berhasil diamankan ke dermaga Mako Ditpolairud Polda Kepri di perairan Sekupang.

Sementara dua pelaku, tekong dan ABK kini dijebloskan ke dalam penjara Mako Polairud.

Dalam persitiwa itu, polisi berhasil mengamankan dua orang korban CPMI yang diangkut kedua mafia PMI. 

"Tim kita berhasil meringkus dua pelaku, pengurus PMI non prosedural berinisial S selaku tekong speedboat dan SY selaku Anak Buah Kapal," ujar Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Yudi Sukmayadi, Jumat (7/7/2023).

Selain kedua tersangka, polisi juga menyelamatkan dua PMI non prosedural yang akan diberangkatkan ke Malaysia. 

Kasubdit Yudi menerangkan secara singkat kronologis penangkapan dua mafia PMI itu.

Baca juga: BEGINI Kondisi Terbaru Pemukiman di Tangki Seribu Batam Setelah Kena Gusur

Awalnya, polisi mendapat laporan bahwa Rabu (5/7/2023) sore akan ada pergerakan kapal speed pengangkut PMI ke Negara Malaysia.

Anggota pun langsung siaga di seputaran Perairan Pulau Putri Nongsa Kota Batam.

Kemudian pada jam 18.30 WIB, ketika hari sudah mulai gelap terlihat satu unit speedboat dengan mesin 40 PK melintas melewati Perairan Pulau Putri Nongsa Batam.

Selanjutnya tim melakukan pengejaran terhadap speedboat itu.

Dalam aksi pengejaran, speedboat sempat bermanuver tancap gas untuk menghindari pengejaran kapal Ditpolairud hingga memasuki perairan bebas.  

Aksi pengejaran kapal speedboat penyelundup PMI itu sempat nyaris lolos lantaran sudah mulai gelap gulita.

Beberapa menit dilakukan pengejaran dengan kecepatan maksimal, kapal speedboat mafia PMI itu pun akhirnya menyerah.

"Langsung kita amankan, dua pelaku tekong dan ABK serta dua calon PMI," ungkap Yudi. 

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi diketahui, pelaku bernisial S selaku tekong speedboat dan Inisial SY selaku ABK dan dua laki-laki lainnya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural yang akan diberangkatkan ke Malaysia," tambah Yudi. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)


 

 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved