Jumat, 10 April 2026

BATAM TERKINI

SKK Migas Gelar Forum Kapasitas Nasional III 2023 di Batam

SKK Migas menggelar Forum Kapasitas Nasional III tahun 2023 terutama di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Prosesi pembukaan Forum Kapasitas Nasional III 2023 di ballroom Hotel Radisson, Sukajadi, Batam, Rabu (12/7/2023). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - SKK Migas berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor hulu migas melalui Forum Kapasitas Nasional III tahun 2023 terutama di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Upaya ini seiring dengan meningkatnya investasi di industri hulu migas, serta bertujuan untuk mengejar target produksi minyak satu juta barel per hari dan gas 12 miliar kaki kubik per tahun di tahun 2030.

"Peningkatan kompetensi SDM di industri hulu migas juga tidak bisa ditawarkan mengingat industri ini bersifat padat modal, pada teknologi tinggi dan memiliki risiko tinggi," jelas Sekretaris SKK Migas, Shinta D

amayanti, ketika membuka Forum Kapasitas Nasional III di Hotel Radisson, Sukajadi, Batam, Rabu (12/7/2023).

Pihaknya pun terus mendorong Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan juga penyedia barang dan jasa penunjang industri hulu migas di tingkat lokal untuk memutakhirkan kebijakan dan program SDM yang mendukung produktivitas kerja.
 
Forum Kapasitas Nasional III Tahun 2023 Wilayah Sumbagut berlangsung selama dua hari (12 - 13 Juli) di Batam, Kepulauan Riau.

Forum ini mengangkat tema "Peningkatan Kapasitas Daerah melalui Peningkatan Kapabilitas SDM Lokal". 

Forum Kapasitas Nasional yang kedua kalinya diadakan di area Sumbagut ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, M. Darwin; Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus, Senior Vice President Offshore Asset PT Medco E&P, Ignatius Tenny Wibowo, beberapa pimpinan atau perwakilan KKKS, serta pelaku usaha penunjang industri hulu migas, termasuk UMKM, dan tamu undangan lainnya.

Pada pembukaan acara, hadir secara virtual Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor.
 
Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Utara, Rikky Rahmat Firdaus menegaskan, sebagai regulator SKK Migas secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan kompetensi SDM di semua area operasi. 

"Tentu hal serupa juga menjadi mandatory operator migas (KKKS), serta para vendor di tingkat lokal. Industri hulu migas membutuhkan SDM yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi," ujar Rikky.
 
Ia menjelaskan, pada tahun ini SKK Migas menargetkan investasi sebesar Rp 234,18 triliun di industri hulu migas.

Target ini lebih tinggi 26 persen dibandingkan capaian investasi tahun 2022 yang sebesar Rp 185,36 triliun.
 
Vice President SKK Migas, Erwin Suryadi yang juga merupakan Ketua Umum Forum Kapnas III Tahun 2023 mengatakan, beberapa pabrikan di Batam yang menjadi penunjang utama operasi migas di Sumbagut dituntut melakukan pemutakhiran kapabilitas SDM-nya.

Upaya ini bisa dikolaborasikan dengan program kerja SKK Migas yang juga diturunkan kepada pihak KKKS.
 
"Misalnya saja mengenai sertifikasi. Hal ini menjadi bagian yang harus mendapatkan perhatian khusus manajemen perusahaan, supaya SDM-nya memiliki kompetensi, sesuai dengan peralatan dan teknologi yang terus berkembang dan prosedur yang terus diperbarui," jelas Erwin.
 
Menurutnya, upaya peningkatan kapabilitas di tingkat lokal selalu menjadi diskursus Forum Kapasitas Nasional di berbagai wilayah operasi SKK Migas.

Hal ini tak lepas dari semangat peningkatan daya saing SDM di Indonesia, yang termaktub dalam nawacita Presiden Joko Widodo.

Salah satu dari 9 prioritas pembangunan pemerintah itu kemudian diturunkan ke dalam program kerja SKK Migas.
 
"Aktualisasinya diturunkan ke program Forum Kapasitas Nasional. Makanya di forum ini, SKK Migas bersama KKKS kembali menekankan perlunya kolaborasi para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kapabilitas SDM industri hulu migas, mulai dari level lokal," terang Erwin.
 
Di Batam sendiri, ada beberapa pabrikan yang berhasil menjaga dan meningkatkan kapabilitas pekerjanya.

Hal ini terlihat dari capaian dan output yang dihasilkannya, seperti keberhasilan membuat produk atau jasa, yang memenuhi standar kualitas industri hulu migas.

Produk-produk itu bahkan sukses dipergunakan di manca negara.
 
"Forum ini akan menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan bertukar ide, bagaimana peningkatan kapabilitas SDM bisa dilakukan. Saya berharap best practice tersebut bisa ditularkan kepada semua pelaku usaha penunjang industri hulu migas, supaya tidak ada gap yang jauh di antara sesama pelaku industri penunjang hulu migas nasional," tambah Erwin. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved