BERITA KRIMINAL
Supir Taksi Online Tewas Diracun, Pelaku Kemudian Curi Mobil Korban
Hendri mengaku, ia butuh uang untuk sekolah anaknya sehingga mengambil mobil korban setelahnya korban diberi racun.
TRIBUNBATAM.id, BANDUNG - Seorang supir taksi online tewas diracun oleh seorang pria.
Niat pelaku membunuh korban dengan cara meracun untuk menguasai harta korban.
Kasus ini sudah diungkap oleh Polresta Bandung.
Polisi juga sudah menangkap pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap sopir taksi online asal Karanganyar, Jawa Tengah yang jasadnya ditemukan di Kabupaten Bandung.
Korban yang bernama Egi Yoga Perdani (28) dibunuh ketika sedang mengantarkan penumpang.
Pelaku pembunuhan berinisial HAP (37) ditangkap di daerah Malangbong Kabupaten Garut.
Selain itu, ada satu pelaku lain yang berperan sebagai penadah mobil milik korban.
Pelaku berinisial BU (24) merupakan orang yang membeli atau tukar tambah mobil hasil jarahan HAP dengan miliknya.
Polresta Bandung akhirnya membeberkan kronologi dan motif pembunuhan sopir taksi online dan offline asal Karanganyar, Jawa Tengah yang mayatnya ditemukan di Kertasari Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, tersangka Hendri Afan Ardianto (37) meracun korban Egy Yoga Perdani (28) agar bisa merampas mobil korban.
"Jadi perbuatan tersebut karena motif ekonomi, ingin menguasai kendaraan untuk dijual atau ditukar karena pelaku butuh uang untuk biaya sekolah anaknya," kata Kusworo, di Mapolresta Bandung, Selasa (18/7/2023).
Hendri mengaku, ia butuh uang untuk sekolah anaknya sehingga mengambil mobil korban setelahnya korban diberi racun.
"Kalau dijual utuh itu lama, jadinya saya tuker tambah aja.
Soalnya saya cuma butuh dananya Rp 10 juta aja," kata Hendri.
Dari hasil tukar tambah mobil, uang yang dibutuhkannya sudah cukup dan langsung menuju arah pulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tersangka-pembunuh-sopir-taksi-online-dan-offline-asal-karanganyar-jawa-tengah.jpg)