Prodi Kewirausahaan IIBN Targetkan Lulusan Jadi Pengusaha dan Perancang Bisnis
Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) menyiapkan prodi baru untuk melahirkan pengusaha atau praktisi profesional di bidang bisnis.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) memiliki program studi (prodi) baru yang mampu mencetak lulusannya menjadi pengusaha atau praktisi profesional di bidang bisnis.
Prodi tersebut adalah S1 Kewirausahaan yang saat ini tengah membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru. Prodi Kewirausahaan menawarkan pengajaran teoritis dan praktis dalam beberapa konsentrasi bisnis.
Di sini, mahasiswa dapat belajar merancang dan membangun bisnis dengan konsentrasi di bidang Culinary Art, Edupreneur, Fashion & Innovation, dan Tourismpreneur.
Culinary Art mengajarkan tentang seluk beluk bisnis kuliner. Sementara itu, dalam konsentrasi Edupreneur mahasiswa akan dilatih menjadi tutor, contohnya bagi lembaga-lembaga sertifikasi untuk tenaga kerja atau pebisnis. Kemudian, Fashion & Innovation mengajarkan mahasiswa membangun usaha di bidang desain dan fashion; dan Tourismpreneur mencetak ahli-ahli untuk membangun dan mengelola bisnis pariwisata.
"Setiap konsentrasi ini akan kami sediakan laboratoriumnya, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa langsung praktek," ujar Kepala Prodi Kewirausahaan IIBN, Heryenzus, S.Kom., M.Si., Selasa (25/7/2023).
Tidak hanya itu, IIBN akan mengajarkan mahasiswa bagaimana mengidentifikasi peluang bisnis yang sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, targetnya, lulusan IIBN akan menjadi pengusaha pemula, perancang bisnis, konsultan bisnis, hingga pembuat kebijakan di perusahaan.
Proses belajar mengajar di IIBN sangat bervariasi. Mahasiswa tidak hanya diberikan pelajaran secara teori, melainkan juga praktek.
Bekerja sama dengan berbagai macam instansi, IIBN juga mendatangkan para praktisi di bidang entrepreneurship untuk berbagi beragam pengalaman yang menginspirasi.
Selanjutnya, di semester lima, mahasiswa diharapkan sudah memiliki ide dan gambaran rancangan bisnis yang akan dibuat sendiri.
Kemudian, di semester enam, mahasiswa akan terjun langsung di dunia bisnis yang diminatinya melalui program permagangan di perusahaan-perusahaan besar.
"Kami sudah bekerja sama dengan grup yang berisi perusahaan-perusahaan, tempat nantinya mahasiswa bisa magang dan terjun langsung mengelola bisnis," jelas Hery.
Barulah pada semester ketujuh, mahasiswa diminta merampungkan tugas akhirnya yang berisi rencana bisnis yang ingin dibangun.
Alur pembelajaran ini ditargetkan dapat mencetak lulusan berkualitas yang menjadi para entrepreneur, sesuai dengan visi pemerintah.
Menurutnya, program ini sangat dibutuhkan, terutama di wilayah Kepri yang tak pelak dibangun dengan andil dari para pengusaha. Untuk itu, IIBN membuka prodi S1 Kewirausahaan yang merupakan prodi di bidang kewirausahaan satu-satunya yang ada di Kepri.
"Kepri butuh pengusaha-pengusaha hebat yang tidak hanya membangun daerahnya tetapi juga bisa menciptakan lapangan kerja," tambah Hery.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2607_Heryenzus.jpg)