BATAM TERKINI
HARI Ini, Guburnur Kepri Resmikan Rumah Singgah Mahligai Keris di Sekupang Batam
Rumah singgah Mahligai Keris yang berlokasi di Sekupang, Batam diresmikan oleh Gubernur Kepri, Kamis (10/8/2023).
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meresmikan rumah singgah Mahligai Keris yang berlokasi di Sekupang, Batam, Kamis (10/8/2023).
Peresmian rumah singgah Mahligai Keris oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad tersebut berlangsung semarak.
Banyak para tamu undangan yang datang.
Baca juga: Warga Batam Paling Banyak Rasakan Manfaat Rumah Singgah Kepri di Jakarta
Di antaranya, sejumlah Bupati di Provinsi Kepri dan Wakil Walikota Batam Amsakar Acmad.
Rumah singgah Mahligai Keris ditujukan untuk melayani masyarakat Kepri yang membutuhkan tempat tinggal sementara saat berobat atau melakukan kegiatan lain di Batam.
Rumah Singgah Juga Ada di Jakarta
Selain rumah singgah di Sekupang, Batam, Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) juga bisa merasakan manfaat keberadaan rumah singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua pada Badan Penghubung Daerah Provinsi Kepri di Jakarta.
Masyarakat yang memanfaatkan rumah singgah di Jakarta tersebut merata dari seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Kepri, dan berdasarkan data masyarakat dari Batam yang paling banyak.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, keberadaan rumah singgah di Jakrta tersebut memang diadakan untuk membantu masyarakat Kepri yang kurang mampu.
Serta akan merujuk rumah sakit di Jakarta.
Ansar Ahmad mengaku senang ketika mengetahui keberadaannya sangat bermanfaat bagi masyarakat.
"Sesuai tujuan awal, rumah singgah di Jakrta itu memang untuk membantu masyarakat Kepri. Alhamdulillah jika manfaatnya dirasakan sekarang. Seluruh masyarakat Kepri silahkan memanfaatkannya, dan akan diberikan pelayanan secara gratis," kata Ansar Ahmad, Selasa (8/8/2023).
Berdasarkan data, pada Juli 2023 tercatat sebanyak 26 masyarakat Kepri yang memanfaatkan rumah singgah tersebut.
Terutama mereka yang tidak mampu menyewa tempat tinggal dan akan melakukan rujukan atas peyakitnya.
Dari 26 pasien tersebut terdiri dari 14 orang dari Kota Batam, 2 orang dari kabupaten Bintan, 4 orang dari Tanjungpinang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/10082023Rumah-Singgah-Mahligai-Keris-di-Sekupang-Batam.jpg)