KARIMUN TERKINI
7.000 Siswa SD dan SMP di Karimun Bakal Dapat Seragam Gratis
7.000 pelajar SD dan SMP baik Negeri dan Swasta di Karimun akan mendapatkan bantuan seragam gratis.
Penulis: Yeni Hartati |
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun akan mengalokasikan bantuan seragam sekolah gratis bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Sugianto mengatakan, bantuan tersebut secara simbolis nantinya diserahkan langsung oleh Bupati Aunur Rafiq.
"Kita tinggal menunggu kesiapan bapak Bupati Karimun kapan nanti kita akan kondisikan untuk penyerahan," ujar Sugianto, Jumat (11/8/2023).
Sugianto menambahkan, total penerima bantuan tersebut akan berlaku untuk jenjang pendidikan SD dan SMP baik Negeri maupum Swasta se-Kabupaten Karimun.
"Totalnya ada 7.000 pelajar SD dan SMP, kita tidak membedakan baik Negeri dan Swasta akan dapat," ujarnya.
Nantinya masing-masing siswa dan siswi akan mendapatkan dua paket seragam lengkap, yang di sesuaikan dengan anggaran pemerintah daerah Karimun.
Baca juga: BEGINI Cara Imigrasi Ingatkan Warga Dabo Agar tak Tergiur Jadi PMI Ilegal
"Nantinya baju merah putih untuk SD dan baju putih celana biru bagi siswa SMP lengkap dengan topi dan dasi. Serta seragam pramuka dengan kelengkapannya," ujarnya.
Selain itu, pemberian seragam sekolah itu mengacu Peraturan Kementerian Pendidikan dan Budaya (Permendikbud) Nomor 50 Tahun 2022.
Sementara untuk keberlanjutannya di daerag, program tersebut nantinya juga akan tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Karimun.
"Peraturan Bupatinya sedang jalan, kemudian pihak ketiga pun sudah jalan melalui E-Katalog. Mudah-mudahan nanti dalam waktu dekat kita akan kondisikan untuk penyerahan," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, dari hasil perhitungan realisasi program itu memerlukan anggaran sebesar Rp 6 miliar.
Dengan rincian nilai bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk masing-masing siswa yang akan menerima.
"Jadi anggarannya sampai Rp 6 miliaran. Dari nilai Rp 600 ribu itu bisa dapat 3 pasang seragam sekolah. Tapi tidak dengan sepatu, melainkan diganti dengan tas," ujarnya.
.
Dengan melihat besaran anggaran dan kemampuan kas daerah, optimis hal itu bisa terealisasi.
Terlebih program ini untuk memulihkan kondisi ekonomi para orangtua setelah pandemi Covid-19.
"Bapak Bupati sudah berkata begitu, artinya sanggup. Kita sama-sama berdoa saja," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/11082023Kadisdik-Karimun.jpg)