Rabu, 10 Juni 2026

KEPRI TERKINI

Siaran Televisi Singapura dan Malaysia Masuk Kepri Bikin Ketar Ketir

Siaran televisi Singapura dan Malaysia diketahui makin banyak diterima warga Kepri sejak pengalihan siaran analog ke digital.

Tayang:
TribunBatam.id via Kompas.com
Ilustrasi Siaran Televisi Singapura dan Malaysia Masuk Kepri bikin ketar ketir, termasuk pemerintah. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Siaran Singapura dan Malaysia masuk sampai Provinsi Kepri.

Letak geografis Kepri yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura menjadi alasannya.

Apalagi sejak pengalihan siaran televisi analog ke digital.

Tidak hanya menambah jumlah siaran televisi nasional di Kepri, siaran televisi asal Singapura dan Malaysia juga ikut bertambah dibuatnya.

"Untuk Singapura ada 15 siaran, sedangkan Malaysia ada 6 siaran. Sementara siaran stasiun televisi nasional di Kepri dari 10 menjadi 26 siaran," ungkap Kadiskominfi Kepri, Hasan di Bintan, Jumat (11/8/2023).

Saat menghadiri seminar dengan tema semangat nasionalisme melalui siaran perbatasan, Hasan mengaku khawatir dengan jumlah siaran televisi Singapura dan Malaysia ini.

Tidak hanya konten yang mereka siarkan, namun mirip dengan stasiun televisi nasional yang biasa memuat lagu nasional kedua negara.

Biasanya itu terjadi pada waktu tertentu, semisal pagi atau malam hari.

"Ini menjadi tantangan mengingat dikhawatirkan masyarakat di perbatasan lebih memilih menikmati siaran televisi dari negara tetangga dibanding siaran televisi nasional," ujar Hasan.

Ia mendorong peningkatan kontel lokal oleh televisi tanah air.

Baca juga: Gubernur Ansar Menjamu Minister Maliki Osman, Pererat Hubungan Dengan Singapura

Hal ini mengacu pada UU 32 tahun 2022 Tentang Penyiaran yang mengatur sistem stasiun jaringan.

Dimana setiap stasiun penyiaran lokal harus memuat siaran lokal dengan durasi paling sedikit 10 persen dari seluruh waktu siaran per hari.

Sementara Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kemenkominfo Wayan Toni Supriyanto.

Dinsekror Komunikasi juga terus mengebut pembangunan di kawasan perbatasan.

Khususnya layanan yang digemari di Indonesia baik selular maupun televisi.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved