KESEHATAN
5 Kebiasaan Buruk yang Berisiko Terkena Kanker Paru-Paru, Jauhi Segera
Merokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru. Meski demikian, ada beberapa kebiasaan yang ternyata bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru.
TRIBUNBATAM.id - Kanker merupakan penyakit berbahaya yang bisa menghilangkan nyawa jika tidak diobati.
Termasuk di antaranya kanker paru-paru.
Kanker paru-paru merupakan penyakit dengan ciri khas adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol pada jaringan paru-paru.
Menurut Kemkes.go.id, kanker paru akan sangat mudah terjadi kepada seseorang yang sering terpapar dengan asap rokok, baik perokok aktif maupun perokok pasif.
Selain itu juga mudah menyerang masyarakat yang bekerja dengan asbes, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan paparan oven arang.
Merokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru. Meski demikian, ada beberapa kebiasaan yang ternyata bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru.
Kanker paru-paru dapat menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain dalam tubuh, seperti otak.
Baca juga: Dampak Buruk Konsumsi Daging Olahan Berlebihan bagi Kesehatan, Waspadai Kanker
Baca juga: KENALI 4 Tanda Ini yang Jadi Gejala Kanker Selain Benjolan di Tubuh
Berikut kebiasaan yang bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru dikutip dari Medical Health Today, antara lain:
- Mengonsumsi air minum yang mengandung arsenik
Kebiasaan yang meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru pertama adalah mengonsumsi air minum yang mengandung arsenik.
Kebiasaan minum air putih adalah sesuatu yang baik, namun bila minum air yang mengandung arsenik justru dapat menjadi masalah kesehatan.
Beberapa negara di Asia Tenggara dan Amerika Selatan memiliki kadar arsenik tinggi dalam air minumnya, dan ini bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru.
- Merokok
Kebiasaan yang meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru kedua adalah merokok.
Sudah dijelaskan sebelumnya, sejauh ini merokok menjadi faktor risiko utama untuk meningkatkan potensi kanker paru-paru.
Sekitar 80 persen kematian akibat kanker paru-paru diperkirakan akibat merokok dan jumlah ini mungkin bahkan lebih tinggi untuk kanker paru-paru sel kecil.
Risiko kanker paru-paru bagi orang yang merokok berkali-kali lebih tinggi daripada orang yang tidak merokok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/paruparunyaakoh.jpg)