Jumat, 10 April 2026

DISKOMINFO KEPRI

Mendagri Upacara Peringati HUT RI ke 78 di Natuna, Serukan Jaga Daerah Perbatasan

Mendagri Tito Karnavian menjadi inspektur upacara memperingati HUT ke-78 RI di Natuna, Kamis (17/8/2023).

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok Biro Adpim Pemprov Kepri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pantai Piwang, Ranai, Natuna, Kamis (17/08/2023). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pantai Piwang, Ranai, Natuna, Kamis (17/08/2023).

Upacara Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI ini menjadi istimewa karena dilaksanakan di Natuna yang merupakan salah satu kabupaten terdepan di Indonesia sebagai Gerbang Utara NKRI.

Mengikuti jalannya upacara, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad beserta jajarannya dengan khidmat mengikuti rangka kegiatan upacara.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Infanteri Morison Chandra.

Kemudian Komandan Cadangan Komisaris Polisi Ahmad Prasetyo.

Perwira Upacara dipercayakan kepada Mayor Laut (Pelaut) Putra Jaya Burnama.

Cadangan Perwira Upacara Mayor Infanteri Robeth Panjaitan.

Serta Letnan Daniel Denis Maurtis Mambrasar sebagai Komandan Paskibraka Pengibaran.

Selain itu, Putra-putri terbaik yang telah terpilih dan diberikan kepercayaan mengemban tugas yang mulia mengibarkan bendera merah putih dan mendapatkan posisi sebagai berikut.

Komandan Pasukan 17 Sakti Zalyhandra, Komandan Pasukan 8 Salsa Nabila Az, Pembawa Baki Pengibaran Yacinta Putri Malaya.

Selanjutnya Cadangan Pembawa Baki Pengibaran Fidelya Zalianty, Penggerek Bendera M.Robeth Aziz Al Wafi, Pembentang Bendera Mizki Dwi Murti, Pengulur Bendera Rafi Kahar Nandika.

Dalam amanatnya, Mendagri menekankan bahwa pelaksanaan upacara peringatan HUT RI hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan ritual dan seremonial semata.

"Saat seperti ini telah berulang kali dilaksanakan selama 78 tahun yang lalu begitu pula dengan semangat dan perjuangannya yang masih terus membara hingga saat ini pula. Peristiwa tersebut harus dihayati, sebagai peringatan atas peristiwa penting, yang merupakan awal mula berdirinya negara Indonesia," ujar Tito Karnavian.

Semangat perjuangan, tambahnya, hendaknya ditanamkan kepada generasi muda, agar dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

"Seperti yang kita ketahui pula, letak posisi Kabupaten Natuna merupakan posisi yang sangat strategis berada di perbatasan terluar NKRI, generasi muda harus mengambil peluang tersebut," tambah Tito.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved