MATA LOKAL CORNER
Merdeka Sinyal di Kepri dari Sudut Pandang Politisi dan Akademisi
Melihat merdeka sinyal di Kepri dari sudut pandang politisi dan akademisi dalam tayangan Mata Lokal Corner (MLC) Tribun Batam, Kamis (17/8).
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua DPD Perindo Batam, Albert Gultom menyebut jika sejumlah daerah di Kota Batam, Provinsi Kepri masih ada yang belum mendapat layanan sinyal telekomunikasi dengan layak.
Tak hanya diwilayah terpinggir di Kota Batam saja, kata dia, ada beberapa wilayah yang masih sulit signal.
Serta kerap mendapat sinyal telekomunikasi dari luar negeri.
Ia mengatakan wilayah dapilnya adalah Batuaji.
Antara Sei Harapan dan Sei Temiang sering tidak ada signal.
Apalagi wilayah Nongsa, sering mendapat signal dari luar negeri.
"Kalau saya terima telepon di daerah ini, saya harus berhenti di Tiban Housing," katanya.
Dalam pengadaan BTS untuk memperlancar signal di Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri mestinya mengajak kerjasama dari pihak swasta.
Menurutnya, sinyal apalagi dengan letak geografis Provinsi Kepri termasuk alat untuk ketahanan nasional.
"Kan ada provider terbesar. Kalau dari APBD tak cukup, provider bisa menyisihkan anggaran CSR-nya. Jadi jangan ambil untung aja, tapi tak bersedia menyumbang untuk ketahanan nasional," ujar Albert dalam MLC Tribun Batam, Kamis (17/8/2023).
Selama menjalankan tugasnya, sinyal di beberapa wilayah masih sulit.
"Kalau saya Kita aja kalau tak ada signal mungkin bingung satu hari aja," katanya.
Walaupun ada kasus dalam pembangunan BTS di Kepri ini, Albert meyakini pemerintah akan terus melanjutkan pembangunananya di Kepri.
Ia berharap pemerintah bisa berusaha untuk membuat sinyal lebih efektif lagi.
Baca juga: DPRD Kepri Sebut Sinyal Belum Merdeka, Diskominfo Buka Data Telekomunikasi
"Apalagi metode pendidikan saat ini sudah banyak online. Akan mengerikan apabila kesulitan sinyal. Banyak mencari informasi lewat internet," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ketua-DPD-Perindo-Batam-Albert-Gultom-di-MLC-Tribun-Batam.jpg)