PENEMUAN MAYAT DI TANJUNGPINANG

Kata Polisi Soal Penemuan Mayat di Tanjungpinang

Polisi menduga penyebab kematian Imam Mashuri (48) yang ditemukan tewas dalam salah satu perumahan di Tanjungpinang.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Polisi mengevakuasi jenazah Imam Mashuri (48) dari rumah di Perumahan Griya Hangtuah Permai, Blok E nomor 40, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Jumat (25/8/2023). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Polsek Tanjungpinang Timur menduga penyebab kematian Imam Mashuri (48).

Ia ditemukan meninggal dunia dalam rumah di Perumahan Griya Hangtuah Permai, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Jumat (25/8/2023).

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, ipda Apriadi menduga, kematian Imam Mashuri akibat komplikasi yang ia derita.

Penemuan mayat di Tanjungpinang itu menurutnya pertama kali diungkap oleh Jaylani, sahabat Imam sejak kecil.

Saksi mendatangi lokasi kejadian pukul 08.30 WIB.

Baca juga: Fakta Baru Penemuan Bayi di Tanjungpinang, Ibu Pembuang Bayi Dapat Diversi

"Jadi korban dihubungi saksi tidak merespons, jadi sahabatnya langsung datang ke rumah korban,” kata Apriadi di lokasi.

Ketika sahabatnya sampai di lokasi, korban ditemukan sahabatnya sudah dalam keadaan tak bernyawa di ruang tamu.

Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya, karna di lokasi ditemukan obat korban di lantai.

"Jadi korban ini memiliki riwayat sakit menurut sahabat korban. Pas ditemukan korban juga sudah dalam keadaan busuk di bagian badan membengkak,” terangnya.

Apriadi juga menjelaskan, bahwa korban tinggal sendiri, dan sudah tidak tinggal serumah dengan anak dan istrinya.

Baca juga: Penemuan Mayat di Tanjungpinang Pertama Kali Diungkap Sahabat Almarhum

"Tapi memang, anak istrinya masih tinggal di daerah tidak jauh dari kediaman korban," ungkapnya.

Apriadi juga menambahkan, jenazah korban akan di bawa ke RSUP, nanti akan dilakukan visum luar untuk mengetahui lebih akurat terkait meninggalnya korban disebabkan karena apa.

"Kami akan cocokkan dari keterangan saksi dan dokter yang melakukan visum. Namun, untuk dugaan awal korban ini diduga meninggal karena sakit. Soalnya punya riwayat sesak napas, jantung. Di TKP kami menemukan obat serta ponsel milik korban," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved