WISATA REMPANG DITUTUP
Warga Rempang Batam Bantah Wisata Pantai Tutup, Ungkap Alasan Periksa Pengendara
Warga Rempang Batam mengungkap alasan berjaga dan memeriksa penumpang dan barang bawaan di Jembatan IV, termasuk soal wisata pantai di sana.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Rempang resah dengan video viral di medsos yang menyebut jika wisata sejumlah pantai diinformasikan tutup sementara.
Seorang warga Rempang, Sani bahkan meminta tidak ada provokator yang membuat gusar mereka.
Menurutnya, tidak mungkin sesama warga Rempang membuat kisruh hingga berdampak pada pariwisata di tempat mereka.
"Kami sebenarnya mengharapkan sebanyak-banyaknya pariwisata berkembang. Jangan kan dari Batam, kalau dapat dari Amerika, China datang semua berwisata ke tempat kami, suka kami," sebutnya, Sabtu (26/8/2023).
Sani mengaku tidak kenal dengan orang yang membuat informasi hoaks itu.
Baca juga: Viral di Batam Wisata Pantai Rempang Galang Tutup, Dibantah Lurah dan Pedagang
Ia kembali menjamin keamanan untuk warga maupun wisatawan mengunjungi pantai di tempat mereka.
"Pantai sepanjang Barelang bisa dinikmati, kami jamin keamanannya," tegasnya.
Warga Rempang itu pun menjelaskan soal adanya penghentian sejumlah kendaraan termasuk pemeriksaan oleh warga di Jembatan IV.
Menurutnya, langkah itu untuk berjaga-jaga agar jangan sampai ada pihak yang memasang patok sebelum ada kesepakatan setelah demo di depan BP Batam, Rabu (23/8/2023).
"Semata-mata berjaga-jaga untuk BP Batam jangan sampai membawa entah anggota mana membenturkan dengan kami terkait pemasangan patok. Artinya, kedatangan mereka bukan untuk berwisata," ucapnya.
Sani menjelaskan, jika ada sejumlah kelompok anggota diduga oknum aparat hingga 7 truk masuk ke kampung mereka, Jumat (25/8).
Tujuh truk itu menurut Sani tersebar pada sejumlah lokasi.
Baca juga: Disdukcapil Batam Bakal Jemput Bola Layani Dokumen Kependudukan Warga Rempang Cate
Warga pun mulanya tak curiga dengan kehadiran mereka dan mengizinkan mereka masuk.
"Mereka ini mau latihan gabungan katanya. Kemudian di sini kan ada kawan-kawan yang menjaga kampung juga. Setelah pergi cek, mereka udah selesai gabungannya, tapi ada 3 patok di Rempang Cate," bebernya.
Warga tak mau menuduh lantaran tidak memegang bukti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-Rempang-periksa-pengendara-di-Jembatan-IV-Barelang-Batam.jpg)