TANJUNGPINANG TERKINI
Tanjungpinang 98 Persen Andalkan Bahan Pokok Luar Daerah
Pemko Tanjungpinang melalui OPD-nya mengungkap asal bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan warga ibu kota Provinsi Kepri.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Yesi Perdeawati mengungkap fakta soal asal sejumlah bahan pokok.
Menurutnya, hanya dua persen bahan pokok yang berasal di Tanjungpinang.
Sementara 98 persennya berasal dari luar daerah.
Sebut saja seperti beras, daging ayam segar, daging sapi, telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, dan tepung.
"Sedangkan 2 persen yang dicover dari Tanjungpinang seperti cabai merah dan cabai rawit. Selebihnya dari luar daerah," katanya.
Lanjutnya, untuk saat ini 11 kebutuhan bahan pokok masih aman di Kota Tanjungpinang.
"Sampai saat ini 11 kebutuhan1 bahan pokok yang diawasi oleh DPPP Kota Tanjungpinang di berbagai pasar, khususnya di Pasar Bintan Center masih aman," terangnya.
Disinggung mengenai harga kebutuhan pokok apakah ada kenaikan, untuk sekarang ini menurutnya masih aman.
Stok pun juga masih sangat mencukupi.
"Jadi kenaikan harga terjadi di Kota Tanjungpinang biasanya dikarenakan adanya kekurangan stok pangan. Mengingat Tanjungpinang bukan merupakan daerah penghasil," ungkapnya.
Yesi Perdeawati juga menambahkan, bahwa untuk stok beras saat ini juga masih aman untuk Kota Tanjungpinang.
Sebab sebagian besar pasokan beras masih distok oleh Bulog.
"Kalau untuk kenaikan harga di pasar seperti yang disampaikan Bulog alami kenaikan hanya beras premium sekitar Rp 200-500 perkilogramnya," tutupnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kabid-Ketahanan-Pangan-Pemko-Tanjungpinang-Yesi-Perdeawati.jpg)