Breaking News
Senin, 27 April 2026

Ganjar Pranowo Menangis Haru Pamitan ke Warga Jateng, Rela Jalan Ratusan Meter

Ganjar Pranowo tampak menitikkan air mata saat berpamitan ke warga Jateng di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023).

TribunBatam.id/Dok Pemprov Jateng
Ganjar Pranowo menyalami sejumlah warga saat berpamitan sebagai Gubernur Jateng saat gelaran “Terima Kasih Jawa Tengah” di halaman Kantor Gubernur, Selasa (5/9/2023). 

"Saya menyampaikan terima kasih tidak menduga kayaknya datang dari banyak tempat bahkan dari luar Jawa Tengah hadir, itu membikin suasananya makin terharu dan saya menyampaikan terima kasih kepada mereka yang sudah berkenan hadir di sini. Pasti saya menyita waktu, mereka harus mengeluarkan tenaga dan pikiran. Di sini saya merasa terhormat, merasa tersanjung, dan saya pamit kepada mereka karena ya itulah kepuasan say, kekuatan dari masyarakat," ujar Ganjar dengan mata berkaca-kaca.

Gelaran bertajuk Terima Kasih Jawa Tengah menjadi puncak acara pamitan akhir masa jabatan Ganjar Pranowo setelah menuntaskan dua periode sebagai gubernur. Acara dimeriahkan sejumlah artis, antara lain NDX AKA, Ndarboy Gank, Aftershine, Woro Widowati, dan Vicky Prasetyo.

SOSOK Pj Gubernur Jateng

Nana Sudjana resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah. Nana dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Selasa (5/9/2023). Usai dilantik, Nana melakukan serah terima jabatan dengan Gubernur sebelumnya, Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu (6/9/2023).

Setelah resmi menjadi pemimpin Jawa Tengah, Nana mengaku siap bekerja untuk membawa Jawa Tengah lebih baik lagi.

Dia juga akan melanjutkan kinerja dengan tagline Mboten Korupsi Mboten Ngapusi, seperti yang dilakukan Ganjar Pranowo.

“Mboten Korupsi Mboten Ngapusi ini tagline yang sangat baik. Ini akan kami lanjutkan Insyaallah akan kami tingkatkan. Tentunya kita akan kedepankan masalah integrasi, diskusi, dan implementasi,” kata Nana, saat serah terima jabatan.

Dia siap mengabdi ke masyarakat Jateng.

Nana menilai, jabatan itu merupakan suatu kepercayaan dari Mendagri, dalam hal ini dari Presiden RI Joko Widodo, dan amanah dari Allah SWT yang harus dipertanggungjawabkan dalam pelaksanaannya.

Dia melihat, selama 10 tahun kepemimpinan Ganjar, banyak sekali peningkatan, khususnya dalam hal pelayanan dan lebih banyak turun ke lapangan. Kebijakan yang telah dibuat Ganjar, akan diteruskan dan ditindaklanjuti, termasuk dalam menyelesaikan pekerjaan rumah yang tersisa.

Saat ini, pihaknya akan menghadapi beberapa kegiatan ataupun agenda yang cukup menjadi perhatian, seperti pemilu maupun pilkada.

Piihaknya beserta Forkopimda akan memaksimalkan pelaksanaan pemilu atau pilkada, agar dapat berjalan dengan baik. Dan yang paling utama, menjaga stabilitas di Jateng.

Oleh karenanya, kondusivitas akan tetap diutamakan. Pihaknya akan melakukan persiapan dan dimatangkan, dalam suksesnya pelaksanaan pemilu maupun pilkada.

Menyangkut kebijakan dalam hal pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan khususnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan dalam berkeadilan, Nana siap menindaklanjuti program yang sudah ada, dan akan ditingkatkan.

“Kami akan lebih meningkatkan kembali kerja sama dengan Forkopimda, dari TNI-Polri, instansi terkait yang di sini,” ujarnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved