LOVE SCAMMING DI BATAM

Warga China Terlibat Love Scamming, Warga Hinterland Batam Sempat Mengira Turis

Warga hinterland Batam mengira puluhan warga negara China yang terlibat love scamming merupakan turis alias wisatawan mancanegara.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Rumah pelantar warga tempat penampungan puluhan warga negara China yang ditangkap polisi terkait kasus love scamming, Rabu (6/9/2023). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penangkapan puluhan warga negara China yang terlibat kasus love scamming masih menyita perhatian warga.

Penangkapan sejumlah warga negara China pada Selasa (5/9/2023) oleh Polresta Barelang itu terjadi di wilayah hukum Polsek Belakangpadang.

Warga yang masuk dalam wilayah Kota Batam melihat langsung bagaimana 42 warga negara China itu digiring polisi.

Awalnya warga mengira jika warga nefara China itu merupakan wisatawan.

“Kami awalnya mengira seperti itu. Mereka baru tiga hari tinggal disitu, rumah pelantar milik warga,” ungkap seorang warga Pulau Kasu, Ansari, Rabu (6/9/2023).

Baca juga: Ungkap Kasus Love Scamming Warga China, Direskrimsus Tiba di Polresta Barelang

Tinggal beberapa hari di sala satu rumah pelantar, masyarakat sekitar tak ada yang menaruh prasangka buruk.

Warga tidak begitu menghiraukan kehadiran mereka karena menganggap wisatawan.

“Iya, kami kira turis sedang berlibur. Yang penting mereka baik-baik tak buat aneh-aneh,” ungkapnya

Kehadiran puluhan warga negara China itu kembali menyita perhatian setelah polisi mendatangi lokasi itu.

Saat itu juga, polisi menangkap puluhan warga negara China itu.

Baca juga: Kasus Love Scamming di Batam LAGI, Warga Kaget Banyak Perempuan yang Ditangkap

Sampai akhirnya para WNA itu pun digiring polisi dari dalam rumah menuju boat pancung.(TRIBUNBATAM.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved