BINTAN TERKINI

Lapas Tanjungpinang Punya Wartel Suspas, Cara Warga Binaan Lepas Rindu Keluarga

Lapas Kelas IIA Tanjungpinang punya cara melepas rindu warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga.

ISTIMEWA
Petugas Lapas melakukan pengontrolan pengamanan di lingkungan Lapas Narkotika Kelas ll A Tanjungpinang. Kejadiran wartel suspas membantu warga binaan untuk tetap bersilaturahmi dengan keluarga. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kehadiran warung telekomunikasi khusus lapas alias Wartel Suspas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang disambut positif warga binaan pemasyarakatan (WBP) di sana.

Layanan wartel suspas ini bertujuan agar warga binaan dapat melepas rindu terhadap keluarga, saudara dan teman.

Terdapat empat unit ponsel dalam fasilitas wartel suspas ini yang bisa digunakan warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat.

Adapun Wartel Suspas ini dibuka setiap hari, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.

Kemudian dilanjutkan pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Setiap napi hanya bisa berkomunikasi di Wartel Suspas ini kurang lebih 15 menit saja.

Bisa lebih dari waktu yang ditentukan jika ada hal yang diperlukan.

"Hadirnya Wartel ini, menjadi salah satu bentuk layanan kami kepada narapidana yang ada di Lapas ini," sebut Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, Maman Herwaman, Minggu (24/9/2023).

Ia mengatakan jika warga binaan juga memiliki hak seperti berkomunikasi bersama keluarga yang jauh.

Napi bisa mengobati kerinduan walaupun tidak bisa berjumpa atau besuk secara langsung," jelasnya.

Tentu saat berkomunikasi, mereka selalu diawasi oleh petugas Lapas.

"Kami selalu mendampingi mereka. Ada petugas khususnya di Wartel Suspas itu. Selain mendengarkan suara. Mereka juga bisa video call dengan sanak saudara dan istri maupun suami," ungkapnya.

Fasilitas ini, akan bertambah ketika memperingati hari besar atau nasional.

Jika hari biasa kami hanya siapkan 4 handphone saja. Akan tetapi jelang hari raya Idul Fitri atau Natal kami tambah jadi 10 unit handphone.

Dari hasil survei, sejauh ini warga binaan banyak menggunakan Wartel Suspas tersebut, pada hari-hari besar atau nasional.

"Hari biasa juga ada yang menggunakan, namun bisa di hitung jari saja. Wartel Suspas ini bisa digunakan oleh siapa saja dan tidak dipungut biaya apapun," kata Maman.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved