Minggu, 19 April 2026

Oknum Polisi Pangkat Kombes Diduga Aniaya Anggota Intel Polri saat Tugas

Oknum polisi pangkat Kombes yang diduga menganiaya sesama anggota Polri saat bertugas memberikan tanggapannya. Berikut kronologisnya.

Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi Oknum Polisi Diduga Menganiaya Sesama Polisi saat Bertugas. 

TRIBUNBATAM.id - Viral oknum polisi berpangkat Kombes yang diduga menganiaya polisi berpangkat Aiptu yang berdinas di Intelkam Polresta Manado.

Oknum polisi berpangkat Kombes serta menjabat Karo Ops Polda Sulawasi Utara (Sulut), Kombes Pol Wawan Wirawan diduga memukul dan menendang Aiptu Jufry Suhani.

Dugaan penganiayaan oleh oknum polisi ke sesama polisi itu terjadi di salah satu gudang mainan di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulut, Kamis (21/9/2023) malam.

Saat itu, Aiptu Jufri Suhani sedang melakukan penyelidikan soal mainan tanpa SNI sesuai Sprindik dari Kapolresta Manado Kombes Julianto Sirait.

Pada saat sedang memeriksa mainan tersebut, tiba-tiba datanglah Kombes Wawan Wirawan ke TKP.

Perwira tiga melati ini lalu memanggil Aiptu Jufri ke gudang, kemudian mengunci pintu, selanjutnya diduga memukul Aipda Jufry di bagian perut dan kepala hingga jatuh tersungkur di lantai.

Tak hanya itu Kombes Wawan diduga menginjak Aiptu Jufry.

Baca juga: Oknum Polisi eks Kasat Masuk Jaringan Narkoba Fredy Pratama, Kapolda Siapkan PTDH

Setelah Aiptu Jufry bangkit, Kombes Wawan memarahi lalu kembali memukulinya satu kali dibagian perut.

Selain itu, Kombes Wawan Wirawan juga diduga mengatakan bahwa Aiptu Jufri melakukan perampokan barang di toko mainan tersebut.

Akibat kejadian ini, Aiptu Jufry telah membuat laporan.

Laporan bernomor: LP/B/508/IX/2023/SPKT/ POLDA SULAWESI UTARA itu diterbitkan, Sabtu (23/9/2023).

PENJELASAN Karo Ops Polda Sulut

Sementara Kombes Pol Wawan Wirawan membantah melakukan penganiayaan kepada Aiptu Jufry Suhani.

Menurutnya pada hari itu, dia tengah mengurus pasukan BKO Brimob untuk pergi tugas ke Gorontalo sesuai perintah Mabes Polri.

"Kalau dibilang penganiayaan itu tidak ada, sebaliknya kalau ada kejadian pada malam Jumat, itu karena pimpinan menegur anak buahnya yang membuat pelanggaran," jelasnya Senin (25/9/2023).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved