Senin, 25 Mei 2026

KARIMUN TERKINI

Suplai Listrik di Karimun Normal Lagi, Perbaikan di PLTU Tanjung Sebatak Selesai

Kondisi listrik di Karimun kembali normal lantaran proses perbaikan di PLTU Tanjung Sebatak sudah selesai

Tayang:
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tambahan mesin PLN saat diangkut dari pelabuhan bongkar muat Karimun belum lama ini. PLN Karimun mengumumkan perbaikan mesin di PLTU Tanjung Sebatak sudah selesai 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kondisi kelistrikan di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali normal.

Manager PLN ULP Tanjungbalai Karimun Budimansyah mengatakan, proses perbaikan di PLTU Tanjung Sebatak yang berdampak ke pemadaman listrik telah sepenuhnya selesai.

"Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat Karimun yang telah memahami kondisi kelistrikan saat ini," ujar Budimansyah, Selasa (10/10/2023).

Ia menambahkan, proses perbaikan yang dilakukan PLN lebih cepat dari agenda yang diprediksi. Yakni dilakukan pemadaman bergilir hingga 11 Oktober 2023.

"Semoga menjelang mesin pembangkit PLTD baru selesai diinstalasi dan beroperasi, tidak ada lagi gangguan mesin lain, dan listrik Karimun berjalan normal," timpalnya.

Baca juga: Pemadaman Listrik di Lingga Masih Berlanjut Dampak Mesin di Musai Alami Gangguan

Budimansyah menjelaskan, saat ini listrik Karimun berada dalam kategori surplus sebesar 1.200 Kilo Watt (Kw) dan masih menunggu beroperasinya mesin yang baru tiba di Karimun sebelumnya.

"Sebelumnya datang 10 mesin sewa untuk PLTD. Sekarang masih proses instalasi dan saat operasi nanti akan ada surplus 8 Mega Watt," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, mesin unit dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mengalami kerusakan di Tanjung Sebatak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Kerusakan mesin unit dua PLTU menyebabkan defisit sebesar 2,1 watt hingga dilakukan perbaikan.

Budimansyah menambahkan, daya pembangkit hanya mampu sebesar 29,45 mega watt dengan beban 31,55 mega watt (Mw).

Baca juga: Listrik di Karimun Kini Surplus 8 MW, PLN Tambah 10 Mesin Pembangkit Dari Batam

"Puncak estimasi defisit daya terjadi pada pukul 17.00 - 23.00 WIB. Saat malam hari rata-rata pelanggan membutuhkan daya yang cukup besar dengan penggunakan alat elektronik," ujarnya.

(TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved