Jumat, 29 Mei 2026

BERITA KRIMINAL

Mahasiswa Baru Tewas Dalam Diklat Kampus, Diduga Alami Penganiayaan

Diketahui, pihak keluarga meminta pihak kampus melakukan peyelidikan, sebab di tubuh korban ditemukan sejumlah tanda kekerasan.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Tribunnews.com
Ilustrasi Mayat 

"Beberapa keterangan juga berupa menggampar pake sendal di kegiatan itu dari saksi, itu yang kita akan kembangkan sejauh mana tindakan fisik yang diberikan oleh panitia maupun pelaksanaan di lapangan kemarin," tandasnya.

Menurutnya pihak panitia sengaja menutupi penyebab kematian korban sehingga membuat keluarga korban merasa ada yang janggal.

"Kalo tanda tanda kekerasan saat di foto karena memang kejadian ini ditutupi dari pihak kepolisian. Jadi kita dapatnya dari foto, di dapatkan sudah di rumah duka, jadi di foto oleh kakaknya ada bercak di bibirnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli menyatakan sudah ada 13 saksi yang diperiksa.

“Kami sudah lakukan sejauh ini telah memberikan 13 orang, di mana terdiri dari satu saksi pelapor, tiga saksi yang mengikuti pengkaderan. Dan 10 orang ini adalah panitia pengkaderan kegiatan tersebut,” jelasnya.

Penyidik akan memanggil pihak rumah sakit yang menangani korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.

“Tidak menutup kemungkinan dari pihak kampus akan kita panggil, termasuk juga dari pihak Rumah Sakit Aloe Saboe yang menangani Almarhum ini. Sejauh mana tindakan dilakukan, semua hal terkait akan kita periksa,” terangnya.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunGorontalo.com/Ahmad Rajiv)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diduga Alami Kekerasan saat Diklat, Mahasiswa IAIN Gorontalo Tewas, Panitia Tutupi Kematian Korban

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved