KECELAKAAN KERJA DI BATAM
Kecelakaan Kerja di Batam Tewaskan Pekerja Bangunan saat Pakai Gerinda
Kecelakaan kerja di Batam menewaskan seorang pekerja bangunan berumur 18 tahun. Anggota Polsek Sekupang mengungkap kronologisnya.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan kerja di Batam menimpa seorang pekerja bangunan inisial Jk (18).
Warga Bida Asri, Kecamatan Sekupang meregang nyawa akibat tersengat listrik saat merenovasi sebuah rumah di Pesona Rabayu Tahap 1, Senin (16/10/2023) sore.
Kapolsek Sekupang, AKP M Rizky membenarkan kecelakaan kerja di Batam itu.
Rizky menjelaskan pada awalnya korban bersama seorang rekannya Wiyono sedang bekerja membuat pondasi rumah di Bida KSB Patam Lestari, Kecamatan Sekupang.
Korban memotong besi beton yang akan digunakan untuk membuat cakar ayam pondasi rumah dengan menggunakan mesin gerinda listrik.
"Korban sedang menggerinda sebuah besi untuk cakar ayam rumah menggunakan gerinda listrik. Namun ada kabel listrik (kabel rol) yang terkelupas dan menempel pada besi beton yang dipotong korban, sehingga korban tersengat listrik," ujar AKP Rizky, Selasa (17/10/2023).
Baca juga: KECELAKAAN KERJA DI BATAM, Pengawas Ketenagakerjaan Datangi PT Godwell Plastic
Rekan korban yang ada di lokasi mendengar teriakan dari korban.
Ia langsung berlari ke arah korban.
Namun saat di tempat korban, Jk sudah dalam posisi terbaring dan kaki di dalam lobang cakar ayam.
"Saksi meminta tolong kepada temannya untuk mematikan breker listrik, yang mana diduga korban terkena arus listrik dikarenakan kondisi kabel gerinda yang dipakai dalam kondisi putus dan masih dialiri arus listrik," ungkap AKP Rizky.
Ia mengatakan, rekan korban juga berupaya untuk memberikan pertolongan dengan melarikan Jk ke RSBP Batam.
Namun beberapa saat setelah diberikan perawatan nyawa korban tak tertolong, dan meninggal dunia.
Baca juga: KECELAKAAN Kerja di Batam, Karyawan Tewas Tersengat Listrik
Atas kejadian tersebut, Dwiyoni, mandor dari pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Batam mengaku siap akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
AKP Rizky juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam bekerja.
"Saat bekerja gunakan alat pelindung diri (safety) dan paling penting pastikan alat yang digunakan dalam kondisi yang baik," imbaunya.(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kecelakaan-kerja-di-Batam-Tewaskan-Pekerja-Bangunan.jpg)