BERITA KECELAKAAN
Pebalap Indonesia Tewas Dalam Sesi Latihan, Pernah Turun di Ajang PON 2016
Belum diketahui persis kronolgis hingga Pembalap Kalsel yang merupakan Atlet PON 2016 tersebut hingga mengalami kecelakaan hingga menghilangkan nyawan
TRIBUNBATAM.id, BANJARBARU - Seorang Pebalap tewas dalam sesi latihan. Diketahui dia juga pernah ikut dalam gelaran PON padan 2016 lalu.
Dia yang merupakan atlet PON 2016 meninggal dunia saat melakukan latihan mandiri di lingkungan perkantoran Pemprov Kalsel.
Belum diketahui persis kronolgis hingga Pembalap Kalsel yang merupakan Atlet PON 2016 tersebut hingga mengalami kecelakaan hingga menghilangkan nyawanya.
Namun informasi terhimpun dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel membenarkan, orang yang meninggal laka tunggal tersebut merupakan Pembalap Kalsel yang merupakan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Jawa Barat.
Seorang pengendara meninggal dalam insiden kecelalakaan tunggal, di Kompleks Perkantoran Pemrov Kalsel.
Pengendara itu menurut informasi terhimpun, merupakan seorang atlet balap motor, binaan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel.
Pria itu diketahui bernama Alpian Riduan, warga Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Informasi terhimpun, Alpian meninggal saat melaksanakan latihan secara mandiri, di lokasi kejadian, Minggu (30/10/2023) sore.
Ketika dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji menyebut belum ada laporan masuk, berkaitan hal tersebut.
"Setelah kami konfirmasi ke kanit gakkum, hingga sekarang belum ada laporan masuk terkait kecelakaan tunggal tersebut," katanya, Senin (30/10/2023).
Sementara itu dikonfirmasi, Ketua IMI Kalsel, Edy Sudarmadi, membenarkan hal tersebut.
Alpian ujar Edy merupakan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Jawa Barat.
"Kami turut berduka. Almarhum sudah banyak menorehkan prestasi hingga mengharumkan nama banua," ujarnya.
Agar insiden serupa tidak terjadi, Edy mengingatkan para pembalap untuk selalu mengutamakan keselamatan. Yakni dengan cara membuat simulasi pada lintasan latihan, serta mempersiapkan rambu-rambu dengan baik.
"Tentunya dengan persiapan ini paling tidak bisa mengurangi resiko kecelakaan, yang ujung-ujungnya dapat memyelamatkan jiwa," ucapnya.
Dilain sisi, Edy juga menyinggung soal pentingnya keberadaan sirkuit permanen di Ibu Kota Provinsi Kalsel.
Agar bisa lebih menjamin keselamatan para atlet dalam berlatih, karena sudah didesain untuk balapan.
"Kiranya ini menjadi perhatian buat semua pihak, terutama pembalap junior maupun yang sudah mahir. Tetap utamakan keselamatan," harapnya. (Tribunkalteng.com/faturahman) (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)
Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Pembalap Kalsel Atlet PON 2016, Tewas Kecelakaan Tunggal Saat Latihan di Perkantoran Pemprov
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/9-4-2020-ilustrasi-kecelakaan-lalu-lintas-tabrakan-kecelakaan-maut.jpg)