Kamis, 16 April 2026

BERITA KRIMINAL

Mertua Bunuh Menantu yang Hamil 7 Bulan, Beredar Rumor Dugaan Pemerkosaan

Korban meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Purwodadi. Dugaan kuat, korban kehabisan darah sehingga nyawanya tidak tertolong. 

Editor: Eko Setiawan
Surya Malang
Kasus mertua bunuh menantu hamil 7 bulan dan akhirnya bayi juga ikut tewas. 

Aksi biadab itu dilakukan oleh Khoiri di rumahnya yang berada di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan Jawa Timur pada Selasa (31/10/2023).

Khoiri menggorok menantunya di kamar korban dengan pisau dapur.

Aksi itu dilakukan pelaku sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban Fitri ditemukan bersimbah darah di kasur oleh suaminya Sueb (31).

Korban sempat dilarikan ke puskemas, namun sayang nyawa korban tak tertolong saat di perjalanan.

Setelah melakukan aksinya, pelaku pun melarikan diri dan bersembunyi di rumah tetangga.

Warga sempat tak berani menangkap pelaku karena pelaku masih membawa pisau.

Namun pelaku berhasil diamankan warga dan ditangkap oleh polisi setelah petuhas gabungan mendobrak pintu kamar tempat pelaku sembunyi.

Dalam video yang beredar, tampak pelaku dibawa polisi keluar dari rumah.

Pelaku hanya mengenakan sarung saja dan bertelanjang dada.

Kini pelaku pun sudah diamankan di Polsek Purwodadi.

“Kami masih dalami motifnya. Ini anggota dan teman-teman dari Polres juga sudah turun untuk mendalami pembunuhan mertua dan menantunya ini,” papar Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto, dikutip dari SuryaMalang.

Belum diketahui motif pasti pelaku melakukan hal tersebut.

Rumor yang beredar, motif pembunuhan diduga karena ada cinta segitiga hingga dugaan pemerkosaan.

Pihak kepolisian pun sudah mendengar rumor itu.

Namun AKP Pujianto masih memastikan rumor tersebut.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Alasan Mertua Habisi Menantu Hamil 7 Bulan di Pasuruan, Suami Pilu Bayi Ikut Tewas

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved