TRIBUN BATAM PODCAST
Persiapan Armada Pelni Batam Menjelang Natal Tahun Baru
Pelni Batam mengungkap kesiapan mereka menjelang Natal Tahun Baru. Berikut petikan wawancaranya.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menjelang perayaan hari raya besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru dan Lebaran, banyak masyarakat yang mudik ke kampung halaman masing-masing.
Nah dalam waktu dekat umat Kristiani akan merayakan Natal dan Tahun Baru dan biasanya mereka sebagain besar pulang kampung.
Batam sebagai tempat perantauan tentu akan banyak orang yang akan pulang kampung baik ke Medan dan juga ke Jakarta dan daerah lainnya.
Sebagian besar masyarakat menggunakan armada laut dan biasanya situasi pemudik yang jumlahnya membludak sering dimanfaatkan para calo untuk meraup keuntungan.
Bagaimana persiapan armada tansportasi laut mengantisipasi hal ini dan langkah apa yang dilakukan mencegah pergerakan para calo?
Untuk membahasnya telah hadir di Studio Tribun Batam, Kepala Cabang Pelni Batam, Teuku Muhammad Iqbal dalam edisi Hot News Corner, pada Rabu, 8 November 2023.
Adapun tema yang diangkat Persiapan Armada Jelang Natal dan Tahun Baru dan Antisipasi Calo Tiket.
Berikut wawancaranya:
TB: Bisa dijelaskan sejauh mana persiapan armada kita, dan bagaimana antisipasi armada kita untuk kedepannya?
TMI: PT Pelni mempunyai 26 armada kapal yang dioperasikan di seluruh wilayah Nusantara, kita pastikan semua kapal kita sudah melakukan perawatan kapal di tahun 2023.
Jadi sebelum masuk periode angkutan nantal dan tahun baru ini armada kami sudah melakukan perawatan, lalu yang kedua mengenai keselamatan penumpang.
Sebelum beroperasi pastikan kapal sudah lolos memasuki uji petik dan pemeriksaan alat keselamatan diatas kapal. Jadi itu yang penting sebelum armada dioperasikan di natal dan tahun baru 2024.
PT Pelni terus berkordinasi dengan seluruh stakeholder terkait level nasional maupun level lokal, untuk menyukseskan program nataru pemerintah.
Terkait tiket, kita sedang gencarkan bahwa untuk kedepannya semua Calon penumpang jika ingin beli tiket harus melalui Pelni mobile, aplikasi yang sudah kita buat, kita rilis yang dapat di download di AppStore dan play store.
TB: Bisa dijelaskan seperti apa tahap tahapan, kan belum semua masyarakat kita tahu tentang aplikasi ini?
TMI: Pelni mobile itu bisa kita download di Play store dan AppStore, setelah download kita akan registrasi dengan kartu tanda penduduk (KTP) setelah kita registrasi maka kita sudah dapat melakukan pembelian tiket.
TB: Tidak boleh asal-asalan ya?
TMI: Iya itu harus sesuai, ada check in nya juga pada sistemnya.
Jika tidak sesuai maka tidak akan bisa ter registrasi.
Setelah melakukan registrasi dengan benar maka kita sudah bisa langsung memilih rute, jadi meskipun dimanapun kita berada bisa kita pilih rute sesuai keinginan kami.
Setelah melakukan pemilihan rute dan pembelian tiket di Pelni mobile maka tiba sampai ke tahap pembayaran, di Pelni mobile beragam alternatif, dari berbagai bank sudah bekerja sama dan fintek yaitu ada i saku dan finpay dan seluruh jaringan Indomaret dan Alfamart diseluruh Indonesia.
Setelah melakukan pembayaran maka akan muncul kode booking, nanti dapat ditukarkan langsung diseluruh pelabuhan.
Ini satu tahapan yang kita gencarkan untuk menghindari calo yang memang menjadi masalah di PT Pelni, memudahkan penumpang bisa beli tiket dimana saja.
TB: Kapan itu mulai diterapkan?
TMI: Sudah diterapkan pak, total penggunanya saat ini sekitar 160ribu, yang sudah mendownload aplikasi ini, makanya kita gencarkan Tersu setiap ada kapal kita lakukan sosialisasi.
TB: Aplikasi ini kapan mulai diterapkan?
TMI: Sudah mulai dari dua bulan yang lalu pak.
TB: Tiket dari dua bulan yang lalu sampai saat ini, kira-kira peran calo ini berkurang gak pak?
TMI: Sangat berkurang pak.
TB: Berapa persen dia dari sebelum dan sesudah ada aplikasi tersebut?
TMI: Kalau dipastikan untuk di Batam sudah tidak ada ya pak.
Semua kita sudah bersihkan dengan Pelni mobile aplikasi ini sudah sangat membantu untuk menghilangkan para calo tersebut.
TB: Berapa tarif kalau lewat mobil itu?
TMI: Sama pak, sama. Dipastikan sama, tidak ada perbedaan beli di loket atau di aplikasi.
Dan untuk periode nataru ini untuk harga tiket di seluruh rute PT Pelni tidak ada perubahan.
TB: masih tetap dengan tarif yang sama ya?
TMI: masih tetap sama pak.
TB: Jadi kalau kita mau beli tiket tidak perlu jauh-jauh ke kantor Pelni, cukup melewati Pelni mobile saja ya?
TMI: Betul sekali pak. Dan bisa beli tiket ke seluruh rute pak, gak hanya rute Batam ke Belawan
TB: Bisa dijelaskan gak pak jika orang yang dari kampung minta tolong untuk membelikan tiket.
TMI: Intinya setiap calon penumpang ini dipastikan sudah memiliki smartphone ya, untuk download aplikasi ya.
TB: jadi kalau untuk telpon biasa, ya tidak bisa ya?
TMI: Dengan perkembangan teknologi ini kita juga menyesuaikan, dan juga mendorong untuk seluruh masyarakat untuk mengupgrade teknologi di saat ini ya.
Supaya lebih memudahkan bagi para penumpang dan calon penumpang untuk melakukan transaksi.
TB: Apalagi sudah melakukan kerjasama dengan bank dan Indomaret ya.
TMI: Betul sekali
TB: Pak iqbal, bagaimana untuk melihat kursinya sudah penuh atau masih ada, bagaimana cara melihatnya?
TMI: Setelah kami sosialisasikan Pelni mobile, kita juga berharap para penumpang melakukan pemesanan dari jauh hari, supaya terhindar dari tiket habis.
TB: Bagaimana cara mengantisipasi kehabisan tiket kapal saat nataru?
TMI: Kami pastikan dalam sebulan sebelum keberangkatan itu penjualan tiket sudah bisa dibeli, jadi pas calon penumpang ingin beli tiket di awal Desember itu, kita pastikan sudah bisa dipesan tiketnya.
TB: Jadi ini untuk menghindari supaya orang pada dapat tiket.
TMI: Untuk mengantisipasi juga, seperti ditahun-tahun sebelumnya kita akan menambah armada.
TB: Berapakah jumlah armada yang akan ditambahkan tahun ini?
TMI: Untuk tahun ini secara umum, untuk support pemerintah total orang yang akan kami angkut berkisar 590 ribu untuk seluruh Indonesia.(TribunBatam.id/ Deny Guspriyanto)