BATAM TERKINI
Ketika Pelajar SMKN 1 Batam Antusias Membatik Gunakan Ecoprint
Sejumlah pelajar SMKN 1 Batam begitu antusias belajar teknik membatik di alun-alun Engku Puteri Batam Center, Jumat (10/11/2023).
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lani (17) menatap kain putih polos di depannya dengan antusias.
Ia menggenggam canting, alat untuk menggoreskan lilin panas ke kain, dan mulai melukis motif abstrak yang terlintas di benaknya.
Di sekelilingnya, ratusan pelajar lain juga sibuk membatik dengan berbagai corak dan warna.
Mereka adalah peserta workshop membatik yang digelar di alun-alun Engku Putri, Batam, Jumat (10/11/2023).
"Kami dari SMKN 1 Batam datang untuk mengikuti workshop membatik di sini. Ini pertama kalinya saya membatik, jadi saya senang sekali," kata Lani kepada TribunBatam.id.
Lani dan teman-temannya mendapat bimbingan dari pakar batik Kepri yang berpengalaman.
Mereka belajar tentang teknik-teknik membatik.
Baca juga: Membanggakan, Siswa Jurusan Otomasi SMKN 1 Batam Raih Prestasi di Kanca Nasional
Mulai dari memilih kain, mencampur lilin, menggambar pola, mewarnai, hingga menyingkirkan lilin.
Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai motif batik khas Kepri, seperti perrio dan batik marlin.
Di sudut lain, puluhan siswa melakukan kegiatan Ecoprint, sebuah teknik mencetak gambar alami dari daun-daun segar.
Mereka memilih daun pepaya karena warnanya yang cerah dan teksturnya yang lembut.
Dengan cara menumbuk daun pepaya yang sudah ditata di atas kain katun, mereka bisa menghasilkan karya seni yang unik dan ramah lingkungan.
Workshop membatik dan eco print merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gebyar UMKM Kota Batam 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam.
Gebyar UMKM ini bertujuan untuk mempromosikan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Batam.
Baca juga: Heboh PPDB di SMKN 1 Batam, Anggota DPRD Kepri Irwansyah Sarankan Tambah Rombel
Sekaligus meningkatkan kreativitas dan kewirausahaan di kalangan generasi milenial.
"Kami mengusung konsep baru, kami mengkolaborasikan antara workshop kaum milenial, bazar, pameran, dan panggung hiburan yang kami kemas secara menarik," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Hendri Arulan.
Selain membatik, workshop untuk milenial juga menyediakan berbagai kegiatan kerajinan lain, seperti eco print, rajut, acrylic, dan recycle.
Workshop ini diikuti oleh sekitar 100 pelajar dari berbagai sekolah di Batam, yang dipandu oleh pakar-pakar berpengalaman selama tiga hari.
"Workshop milenial ini diharapkan dapat menumbuhkan minat entrepreneur dan inovatif di kalangan remaja. Kami juga ingin mengenalkan dan melestarikan budaya batik Kepri, yang merupakan warisan budaya yang kaya dan indah," ujar Hendri.
Gebyar UMKM Kota Batam 2023 berlangsung selama empat hari, mulai dari Kamis (9/11/2023) kemarin hingga Minggu (12/11/2023).
Baca juga: Kunjungan Firli Bahuri ke Aceh saat Makan Durian VIRAL, KPK Buka Suara
Selain workshop, acara ini juga menampilkan bazar produk UMKM, pameran inovasi, lomba fashion show, lomba foto produk, lomba flexing produk, senam flashmob dan hiburan musik.
Acara ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi milenial, untuk mengapresiasi dan mendukung produk-produk UMKM lokal.(TribunBatam.id/Aminuddin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pelajar-SMKN-1-Batam-membatik.jpg)