BATAM TERKINI
Banjir di Batam Tambah Perbaikan Jalan Ini Ganggu Pengendara Bermotor
Banjir di Batam ditambah perbaikan jalan menambah panjang keluhan pengendara bermotor. Berikut lokasinya.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Banjir di Batam terjadi akibat hujan deras saat siang hari.
Banjir di Batam itu setidaknya terpantau di Jalan Ahmad Yani depan SPBU yang mengarah ke Batam Center.
Kondisi ini menambah kesulitan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Ditambah ada penutupan salah satu ruas jalan akibat perbaikan jalan.
Pantauan TribunBatam.id pada pukul 14.30 WIB, banjir di Batam sudah surut dan arus lalu lintas sudah ramai dan lancar di lokasi.
Namun, jalur yang mengarah ke Mukakuning masih dialihkan ke jalur lain, karena sedang dilakukan pengaspalan jalan di lokasi.
Para pekerja pengaspalan jalan tengah berjibaku mengaspal jalan di Simpang Kabil.
Sejumlah kendaraan alat berat siaga di lokasi.
Terkait banjir depan SPBU, menurut Ida, penjual di lokasi, banjir terjadi karena hujan deras yang turun sejak siang.
“Banjirnya gak lama gara-gara hujan deras di sini,” kata Ida.
Selain itu, daerah di lokasi merupakan penurunan. Sehingga setiap kali hujan, air yang turun di tanjakan berkumpul di depan SPBU.
Roy, anggota polisi di Pos Kabil, mengatakan penutupan jalan di simpang Kabil dilakukan karena sedang ada perbaikan jalan.
“Lagi perbaikan jalan, jadi arus dialihkan sementara,” kata Roy.
Salah seorang pekerja pengaspal jalan, mengatakan bahwa penutupan jalan ini seharusnya hanya sampai pukul 2 siang.
Tetapi karena hujan, waktu pengerjaan mungkin akan diperpanjang dan proyek ini kemungkinan akan memakan waktu dua hari.
“Lagi ngaspal jalan. Tadi rencananya jam 2 siap, tapi karena hujan nambah lagi waktunya sampai selesailah kayaknya,” ujarnya.
Tidak hanya di Jalan Ahmad Yani, pengerjaan pembangunan Box Culvert di simpang tiga jalan letjen Soeprapto, tepatnya di simpang Masjid Agung Hidayatullah, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji dikeluhkan warga.
Pasalnya sudah satu bulan lebih pengerjaan belum juga selesai.
Parahnya lagi saat musim penghujan jalan tersebut berlumpur yang sangat membahayakan para pendara yang melintas.
Informasi yang dikembangkan TribunBatam.id, di lapangan dari Susi warga Senawangi Batuaji mengatakan sangat menyesalkan lambatnya pengerjaan jalan tersebut.
"Setiap pagi saya lewat dari situ untuk mengantar anak ke sekolah, apalagi saat hujan seperti itu jalannya sangat licin," kata Susi.
Yang paling parahnya lagi kata Susi jalan tersebut merupakan akses utama warga yang ada di komplek seputaran kantor Camat Batuaji.
"Kebetulan sekarang ini sudah musim penghujun jadi jalannya sangat licin. Sudah banyak warga yang terjatuh di jalan tersebut," kata Susi.
Di tempat terpisah lainnya tokoh masyarakat Batuaji sekaligus anggota DPRD Batam, Tumbur Hutasoit mengatakan sangat menyesalkan lambatnya pengerjaan pembangunan Box Culvert di jalan simpang masjid Hidayatullah Batuaji.
Tumbur mengatakan, beberapa hari terakhir sudah banyak pengendara yang terjatuh di jalan tersebut akibat tebalnya lumpur di jalan.
"Kita bisa lihat sekarang ini, lumpurnya sangat tebal, karena hujan beberapa hari terakhir inj guyur Batuaji, Sagulung dan sekitarnya," kata Tumbur.
Dia juga mengatakan jalan tersebut berada tidak jauh dari Kantor Camat, selain itu di sekitar Kantor Camat Batuaji ada beberapa sekolah, mulai dari sekolah SMPN 11." Jadi pagi saat masuk sekolah dan siang hari saat pulang sekolah jalan itu menjadi akses utama. Jadi sangat dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,"kata Tumbur.
Dia juga mengharapkan pengerjaan jalan tersebut dipercepat karena lokasinya berada di lingkungan padat penduduk." Kalau jauh dari pemukiman tidak masalah, tetapi ini ditengah pemukiman dan ini merupakan akses utama," kata Tumbur.
Anggota DPRD Batam itu juga mengimbau warga agar selalu berhati-hati saat melintas.
"Kasihan warga yang lalu lalang, kalau mereka jatuh siapa yang bertanggung jawab,"kata Tumbur.(TribunBatam.id/Aminuddin/Pertanian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Perbaikan-jalan-di-Batam-Kepri-cuakks.jpg)