Senin, 4 Mei 2026

WARGA TOLAK PEMBANGUNAN TOWER

Pembangunan Tower di Marina Batam VIRAL, Perusahaan Klaim Kantongi Izin

Perusahaan pembangun tower di Marina yang sempat viral karena dapat penolakan warga mengklaim telah mengantongi izin.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
Kondisi pembangunan pondasi tower di Marina, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa (14/11/2023). Pembangunan tower ini sebelumnya mendapat penolakan warga. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perusahaan pembagun tower yang sebelumnya mendapat penolakan warga Perumahan Edofa Gardenia, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Batam akhirnya buka suara.

Mereka mengakui ada miskomunikasi sampai akhirnya bersitegang antara pekerja dengan warga di sana.

Pembangunan tower bersama di Tanjung Riau, Kota Batam, Provinsi Kepri ini dikerjakan oleh PT Mitra Setia Indonesia.

Humas PT Mitra Setia Indonesia, Willy Christianto Nadeak menyebut jika semua perizinan sudah dilengkapi.

Bahkan untuk persetujuan dengan warga yang jaraknya cukup dengan dengan tower sudah dilengkapi.

Sementara untuk warga perumahan Edofa Gardenia, memang belum dimintai kesepakatan.

Ini karena masih ada lahan kosong antara tower dengan perumahan tersebut.

"Jika dilihat dari ketinggian tower dan dampak rebahannya memang tidak sampai. Namun karena adanya penolakan kota akan melakukan sosialisasi," kata Willy Christianto Nadeak, Humas PT Mitra Setia Indonesia, Selasa (14/11/2023).

Dia juga menjelaskan pihaknya membangun tower dilokasi tersebut untuk penguatan sinyal di Marina.

"Jadi kami tidak asal membangun. Kami juga membangun di titik yang sudah ditentukan, jadi izinnya juga sudah tentu harus lengkap," ungkapnya.

Dia juga menjelaskan pembangunan tersebut dilaksanakan karena saat ini untuk wilayah Marina kondisi sinyal di beberapa tempat belum bagus khusunya layanan 4G apalagi 5G.

Dengan adanya tower ini nantinya warga sekitar sudah bisa mendapat layanan signal maksimal layanan 4G dan 5G.

Mengenai penolokan warga tersebut Willy mengatakan hal tersebut merupakan hal yang wajar karena belum ada sosialisasi.

"Jadi sesuai dengan rapat bersama masyarakat dan juga lurah setempat, sudah ada solusi. Kita akan melakukan sosialisasi,"kata Willy.

Sementara saat ini kata Willy, pekerjaan sudah berjalan kembali, dan sambil mereka melakukan sosialisasi.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved