Minggu, 12 April 2026

Pemko Ajak Warga Batam Pilah Sampah dari Rumah dan Hasilkan Uang via Bank Sampah

Pemko Batam sosialisasi pilah sampah dari rumah ke masyarakat hingga hasilkan uang dari bank sampah untuk kurangi beban TPA di Punggur

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Foto Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin. Pemko Batam ajak warga pilah sampah dari rumah hingga hasilkan uang via bank sampah untuk mengurangi beban TPA di Punggur 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar sosialisasi pilah sampah dari rumah kepada masyarakat Perumahan Merlion Square, Kelurahan Tanjunguncang.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Batam mengurangi volume sampah, mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah.

Sekretaris Daerah Batam Jefridin dan Ketua TP PKK Batam, Marlin Agustina membuka sosialisasi dan edukasi pilah sampah tersebut.

Jefridin menjelaskan, berdasarkan kajian, diperkirakan rata-rata orang di Indonesia menghasilkan sampah lebih kurang sebanyak 0,7 sampai dengan 0,9 kilogram per hari.

Jika penduduk di Batam saja berjumlah lebih kurang 1,3 juta jiwa, maka dalam sehari masyarakat Batam menghasilkan hingga lebih kurang 1.000 ton sampah.

"Maka dari itu kalau ini tidak disikapi dan ditangani dengan baik, juga kurangnya kepedulian dari masyarakat, maka akan membahayakan hidup dalam sampah ini sementara TPA (Tempat Pembuangan Akhir) kita terbatas," jelas Jefridin, Selasa (21/11/2023).

Baca juga: Kunjungi Kavling Sambau Batam, Jefridin Usul Warga Bikin Bank Sampah

Menurut Jefridin, jika pemerintah bersama masyarakat dapat bergandeng tangan bersama mengatasi permasalahan sampah mulai dari rumah melalui pilah sampah, maka dapat mengurangi volume sampah hingga 40 persen dalam sehari.

"Menumpuknya sampah yang kita hasilkan ini masih di luar dari sampah pasar dan industri. Jadi melalui solusi pilah sampah ini, kita harapkan dapat mengurangi beban TPA hingga beberapa tahun ke depan," papar Jefridin.

Selain melalui pilah sampah, Pemerintah Kota Batam mengajak masyarakat Batam untuk menghasilkan pundi rupiah melalui sampah. Caranya adalah dengan bank sampah.

"Belum lagi kebijakan bank sampah yang menghasilkan duit. Jadi sampah plastik kita kumpulkan, hasilnya lumayan bagi pemasukan rumah tangga," katanya.

Kedua kebijakan terkait penanganan sampah mulai dari rumah ini, tidak lain dalam rangka agar Batam bisa menjadi kota baru yang bersih, indah dan bebas sampah.

"Pak wali sudah membangun infrastruktur mulai dari kota hingga kelurahan, tapi kalau tidak ada efisiensi dan terobosan seperti hari ini, semua itu tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dan kontribusi masyarakat," tutupnya.

Pemanfaatan Sampah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Kota Batam tidak hanya mengajak masyarakat untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga memanfaatkan sampah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendirikan bank sampah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved